Kaltim Update

Praktik Pungli PTSL, Polisi Tetapkan Lurah Sungai Kapih Sebagai Tersangka dengan Barang Bukti Uang Rp678 Juta

Rabu, 12 Oktober 2021 - 16:37
FOTO : Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto saat didampingi Kasat Reskrim Andika Dharma Sena merilis kasus pungli PTSL Kelurahan Sungai Kapih/VONIS.ID

VONIS.ID, SAMARINDA - Kasus pungutan liar (Pungli) Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kelurahan Sungai Kapih akhirnya dibeberkan Polresta Samarinda, pada Senin kemarin (11/10/2021)

Setelah penyeidikan selama sepekan, Korps Bhayangkara yang telah menagan Lurah Sungai Kapih, Edi Apriliansyah (54) akhirnya resmi dijadikan tersangka.

Pada gelaran kasus tersebut, Edi bersama rekannya Rusli (46) yang lebih dulu diamankan akhirnya ditampilkan dihadapan awak media. 

Dijelaskan Waka Polresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto jika pengungkapan kasus pungli bermula dari mencuatnya informasi warga yang selalu dimintai sejumlah uang saat mengurus pemberkasan PTSL.

"Informasi itu kemduian dikembangkan Unit Tipikor dan berhasil mengumpulkan bukti kuat yang mengarah kepada dua tersangka. Pada selasa 5 Oktober 2021 sekitar pukul 13.00 Wita, Unit Tipikor segera melakukan OTT dengan proses yang dilakukan terhadap pelaku," ucap polisi berpangkat melati dua. 

Dalam menjalankan aksinya, Edi Apriliansyah sengaja tidak membentuk Satuan Tugas PTSL tingkat kelurahan berdasarkan Perwali 24/2017.

Malainkan menunjuk rekannya, yakni Rusli untuk mejadi koordinator pelaksana berbekal surat mandat yang ditandatangani Lurah.

Padahal Rusli hanyalah orang sipil dan dipastikan bukan pegawai honorer Kelurahan Sungai Kapih dan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

"Orang luar yang difungsikan oknum lurah ini ditugaskan mengumpulkan semua masyarakat yang melakukan permohonan sertifikat tanah. Mereka yang akan mengajukan dimintai Rp1,5 juta per kapling atau 200 Meter persegi, yang nentukan tarif ya si lurah ini. Rusli hanya mengumpulkan saja," tambahnya. 

Halaman 
Tag berita:

RAGAM TERKINI

Lili Pintauli Siregar Dilaporkan Kasus Pelanggaran Etik Berkomunikasi, Dewas KPK Sebut Tak Akan Menindaklanjuti Syamsudin Haris mengatakan laporan tersebut tidak menjelaskan apa saja dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Lili Pintauli Siregar.
ragam Sabtu, 22 Oktober - 16:10
Update Terkini Antrean Truk Solar Sebabkan Dua Kecelakaan Maut, Polisi Beri Atensi Upaya Pencegahan Selain dikarenakan antrean truk di bahu jalan, rupanya Jalan Untung Suropati juga minim pencahayaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
ragam Kamis, 20 Oktober - 18:10
Update Terkini Antrian Truk Solar Kembali Telan Satu Korban Jiwa di Jalan Untung Suropati Kecelakaan pada pergantian hari malam tadi, lagi-lagi melibatkan truk yang parkir di badan jalan dan melakukan antrian solar di SPBU.
ragam Rabu, 19 Oktober - 18:10
Kaltim Update Iwan Ratman Kembali Mengeluh Sakit, Sidang Pemeriksaan Terdakwa Ditunda Lagi Sidang yang masuk agenda pemeriksaan keterangan terdakwa ini terpaksa gagal digelar lantaran kondisi kesehatan terdakwa Iwan Ratman kembali mengalami gangguan.
ragam Rabu, 19 Oktober - 15:10
Update Terkini Soroti Lelang Proyek di Kutim, Mahasiswa Minta Kejati Kaltim Turun Tangan Lakukan Penyelidikan Berdasarkan informasi dan data yang himpun, Nazar menjelaskan bahwa dugaan pengaturan proyek pembangunan pelabuhan itu berada di Sungai Tanjung Keramat, Desa Benua Baru, Kabupaten Kutai Timur.
ragam Rabu, 19 Oktober - 15:10
Update Terkini Dinasti Politik Lahirkan Korupsi, Ada Mantan Bupati Kukar hingga Bupati Probolinggo Syaukani terjerat korupsi pelaksanaan proyek pembangunan Bandara Samarinda Kutai Kartanegara yang terjadi di pemerintahan Daerah Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, tahun 2003 hingga 2004.
ragam Selasa, 18 Oktober - 17:10
Kaltim Update Dalami Dugaan TPPU Terkait Kasus Pungli PTSL Sungai Kapih, Polisi Periksa Puluhan Saksi Indikasi adanya pungutan berdasarkan kelas tanah ini mencuat dari para saksi yang terdiri dari 26 Ketua RT setempat dan 15 warga yang menjadi korban. Termasuk dari tersangka Rusli.
ragam Sabtu, 15 Oktober - 19:10
Update Terkini Polisi Kembali Terbitkan SP2HP Lanjutan Kasus Cek Kosong Rp2,7 Miliar Hasanuddin Masud Dirinya juga mengatakan Irma Suryani sebagai kliennya akan dilakukan pemeriksaan ulang namun belum diberitahu kapan waktunya oleh kepolisian.
ragam Jumat, 14 Oktober - 20:10
Update Terkini KPK RI Sambangi Karang Paci, Firli Bahuri Ingatkan Pejabat Kaltim Tidak Lakukan Korupsi Dari kunjungan tersebut, diketahui Firli menegaskan lawatannya untuk mengantisipasi pencegahan korupsi di internal eksekutif maupun legislatif.
ragam Jumat, 14 Oktober - 16:10
Update Terkini Dalami Pelaku Lain Pungli PTSL Sungai Kapih, Polisi Imbau Masyarakat yang Menjadi Korban Segera Melapor Penyidikan lebih lanjut yang Korps Bhayangkara ini tentunya untuk mengungkap adanya kemungkinan pelaku lain dari aktivitas pungli tersebut.
ragam Kamis, 13 Oktober - 19:10
Kaltim Update Praktik Pungli PTSL, Polisi Tetapkan Lurah Sungai Kapih Sebagai Tersangka dengan Barang Bukti Uang Rp678 Juta Pada gelaran kasus tersebut, Edi bersama rekannya Rusli (46) yang lebih dulu diamankan akhirnya ditampilkan dihadapan awak media.
ragam Rabu, 12 Oktober - 16:10
Kaltim Update Update Pungli PTSL di Kelurahan Sungai Kapih, Satu Korban Minimal Mengalami Kerugian Rp3 Juta Pungutan yang dilakukan dibagi dalam dua kategori. Bagi tanah yang berlokasi strategis di Jalan Sejati dan Jalan Pendekat Mahkota masuk dalam kategori satu. Kategori satu pun dipatok seharga Rp2,5 jut
ragam Senin, 10 Oktober - 18:10
Update Terkini Update Terbaru Kasus Suap di Lampung Tengah, KPK Dalami Transaksi Keuangan Azis Syamsuddin Sementara itu, saksi lainnya yakni Neta Emilia sebagai karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak memenuhi panggilan KPK dan akan dijadwalkan pemanggilan ulang.
ragam Senin, 10 Oktober - 18:10
Update Terkini Viral, Pernikahan Pelajar SMP di Pulau Buru Diprotes Rekannya, Ada Apa? Menurut keterangan Noho selaku kepala sekolah NK, orangtua NK sempat menemuinya sebelum pernikahan itu dilaksanakan.
ragam Senin, 10 Oktober - 13:10
Update Terkini Keponakan Nekat Bobol Rumah Pamannya, Uang Tunai Rp27Juta Raib, Berikut Kronologinya Karena penghasilan yang tak menentu dari pekerjaan serabutannya, Illa tak bisa menebus handphone yang telah dia gadai ke temannya.
ragam Sabtu, 8 Oktober - 20:10