VONIS.ID, SAMARINDA – Kisruh relokasi pedagang Pasar Subuh ke Pasar Beluluq Lingau menjadi sorotan tajam DPRD Kota Samarinda.
Kurangnya komunikasi antara pemerintah kota dan pedagang dinilai menjadi pemicu utama ketegangan di lapangan.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menyesalkan dinamika yang terjadi dan menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif serta komunikasi terbuka dalam proses relokasi, terutama yang menyangkut mata pencaharian warga kecil.
“Relokasi itu bukan hanya soal pindah tempat, tapi soal keberlangsungan hidup. Ketika pedagang harus pindah dari lokasi yang sudah mereka kenal bertahun-tahun, pasti ada dampak ekonomi yang harus ditanggung,” jelas Viktor, Kamis (15/5/2025).
Menurutnya, perpindahan ke lokasi baru kerap diiringi tantangan seperti turunnya jumlah pembeli dan belum siapnya fasilitas pendukung.
Hal ini berpotensi membuat pedagang kehilangan pendapatan dalam masa transisi.
Meski memahami bahwa relokasi merupakan bagian dari upaya penataan kota yang dilakukan Pemkot Samarinda, Viktor menegaskan bahwa niat baik itu harus dibarengi dengan langkah konkret untuk melindungi nasib pedagang.
“Harus ada solusi nyata. Bisa berupa subsidi, pelatihan, atau dukungan promosi agar pasar baru cepat dikenal. Jangan sampai pedagang dibiarkan menanggung sendiri dampaknya,” ujarnya.
Ia juga menyayangkan lemahnya komunikasi pemerintah dengan asosiasi pedagang, yang menurutnya seharusnya bisa dicegah dengan pendekatan yang lebih humanis.
“Saya menyesalkan kejadian ricuh kemarin. Kalau sejak awal komunikasi dibangun dengan baik, ini bisa dihindari. Situasi seperti ini justru mencoreng nama baik lembaga, termasuk DPRD,” ucap politikus Partai Demokrat itu.
Mengenai alih fungsi lahan eks Pasar Subuh, Viktor menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada informasi resmi.
Ia mengonfirmasi bahwa lahan tersebut merupakan milik pribadi, sehingga secara hukum pemiliknya berhak mengelola atau mengalihfungsikan aset sesuai ketentuan yang berlaku.
“Namun, kita tetap harus mengawal agar prosesnya tidak merugikan pihak mana pun, khususnya pedagang,” pungkasnya. (adv)
