Update Terkini

Agenda Konfrontir Dugaan Kasus Cek Kosong Mengungkap Fakta Perusahaan Istri Hasanuddin Masud Pailit

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 00:31
Irma Suryani saat didampingi tiga kuasanya memenuhi agenda konfrontir penyidikan dugaan kasus cek kosong Rp2,7 miliar di ruang Satreskrim Polresta Samarinda/VONIS.ID

VONIS.ID, SAMARINDA - Perlahan tapi pasti, kasus dugaan cek kosong Rp2,7 miliar yang menyeret nama Hasanuddin Masud dan istri, Nurfadiah terus bergulir di Satreskrim Polresta Samarinda

Setelah lama bergulir, akhirnya kasus yang dilaporkan Irma Suryani ini memasuki agenda konfrontir keterangan dua belah pihak, pada Jumat (29/10/2021) pukul 16.00 Wita.

Bertempat di ruang Gelar Perkara Satreskrim Polresta Samarinda, Irma Suryani memenuhi undangan konfrontir didampingi tiga kuasa hukum.

Sedangkan Hasanuddin Masud bersama Nurfadiah disampingi Saud Purba sebagai satu-satunya kuasa hukum pihak terlapor. 

Selama lima jam agenda konfrontir digelar, penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda, yang dipimpin Iptu Teguh Wibowo mencecar dua belah pihak dengan puluhan pertanyaan. 

Pada agenda konfrontir tersebut, rupanya mengungkap fakta baru.

Yakni cek yang diduga kosong dan berada di tangan Irma Suryani berasal dari perusahaan dengan status pailit milik Nurfadiah bernama PT Nurfadiah Jaya Angkasa yang bergerak dibidang Bahan Bakar Minyak (BBM). 

"Artinya pada saat penyerahan cek (Pada 25 Mei 2016) perusahaan tersebut sudah pailit Dan (penyerahan cek) itu lah yang kami yakini untuk penipuan ini memang sudah terencana," ucap Irma Suryani yang dijumpai setelah agenda konfrontir, pukul 21.30 Wita. 

Status ke pailitan PT Nurfadiah Jaya Angkasa ini pun telah di kroscek secara langsung oleh kubu Irma Suryani di situs website Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sesuai domisili alamat perusahaan yang berada di luar Kalimatan Timur (Kaltim). 

"Benar, memang sudah pailit tertanggal 25 Mei 2016. Berarti pada saat memberikan cek itu perusahaan sudah pailit.

Seharusnya kalau sudah pailit, cek tersebut tidak boleh beredar," imbuhnya. 

Bahkan pada kesempatan tersebut, dibeberkan pula jika Nurfadiah mulai dari Oktober-Desember 2017 lalu pernah melakukan enam kali transfer uang ke rekening Irma Suryani dengan keterangan pembayaran fee. 

HalamanĀ 
Tag berita:

NASIONAL TERKINI

Soal Postingan Rektor ITK di Media Sosial, Castro: Tidak Ada Ruang Bagi Mereka yang Rasis Dalam postingannya itu, Rektor ITK membahas soal wawancaranya terhadap mahasiswa yang ikut mobilitas ke luar negeri.
nasional Sabtu, 30 April - 20:04
Berita Nasional Trending Sudah Diteken Jokowi, Brimob Polri Akan Dipimpin Jenderal Bintang Tiga, Kapan Mulai Berlaku? Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Perpres Nomor 54 Tahun 2022 terkait Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) bakal diisi Jenderal polisi bintang tiga atau Komjen, kapan mulai berlaku?
nasional Jumat, 15 April - 2:04
Ade Armando Babak Belur Dipukuli di Aksi Massa 11 April Dari video yang beredar, Ade Armando mengenakan baju hitam saat kejadian itu terjadi Ia sempat memberi sinyal untuk tak ingin dipukul dengan menghentangkan tangan.
nasional Senin, 11 April - 18:04
Marshel Widianto Beli Konten Asusila Dea OnlyFans Seharga Rp 1,4 Juta Dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, ia tidak membenarkan tindakan komika Marshel Widianto yang membeli konten asusila Dea "OnlyFans".
nasional Jumat, 8 April - 15:04
Berita Nasional Trending Laporan Dugaan Korupsi Ahmad Sahroni Bakal Didalami KPK Terkait itu, KPK sampaikan bakal mendalami informasi yang diberikan kuasa hukum Adam Deni terkait dugaan korupsi Wakil Ketua Komisi III DPR dari fraksi NasDem itu.
nasional Kamis, 7 April - 20:04
Marshel Widianto Beli Konten Syur Dea OnlyFans, Segera Diperiksa Polisi Ia akan diperiksa polisi pada Kamis (7/4/2022). Di IG pribadinya, Marshel Widianto pun berikan sinyal itu.
nasional Rabu, 6 April - 19:04
Berita Nasional Trending Masuk Awal Ramadan, Gempa Berkekuatan M 6,1 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami Menurut informasi BMKG, pusat gempa berada di laut berjarak 39 km tenggara Melonguane, Sulut dengan kedalaman 12 km.
nasional Selasa, 5 April - 11:04
Usulan Presiden 3 Periode Muncul Isu Kepala Desa Dukung Jokowi 3 Periode, Apdesi Terbelah, Pecah Kongsi? Organisasi yang menaungi para kepala desa itu terbelah menjadi dua kubu. Yakni kubu Surtawijaya dan kubu Arifin Abdul Majid.
nasional Kamis, 31 Maret - 19:03
Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Haris Azhar Minta Polisi Periksa Sejumlah Dokumen Terkait Luhut Binsar, Hasil Riset 9 Organisasi Direktur Lokataru Haris Azhar mendorong penyidik Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah dokumen yang telah diserahkan bersama kuasa hukumnya, Nurkholis Hidayat pada Rabu (23/3).
nasional Jumat, 25 Maret - 21:03
Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Bela Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti, Aktivis Bikin Aksi di Polda Metro Jaya Diketahui saat ini Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Luhut Binsar Pandjaitan.
nasional Senin, 21 Maret - 22:03
Mafia Minyak Goreng Kata Mendag, Tersangka Mafia Minyak Goreng Akan Diumumkan Polri, Ada Tiga Nama Terkait ini, menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ungkap bahwa tersangka mafia minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan segera diumumkan Kepolisian RI (Polri).
nasional Senin, 21 Maret - 21:03
Berita Nasional Trending Mahfud MD Minta Polisi Selidiki Pria yang Minta Hapus 300 Ayat Alquran Menkopolhukam Mahfud MD beri respon perihal adanya video pria yang viral terkait penghapusan 300 ayat Alquran.
nasional Kamis, 17 Maret - 16:03
Uang Rp 400 Juta dari Doni Salmanan ke Rizky Febian Siap Dikembalikan Doni Salmanan saat ini terseret kasus dugaan penipuan dan investasi bodong secara trading melalui binary option Quotex.
nasional Kamis, 17 Maret - 15:03
Berita Nasional Trending Pria Minta Menag Hapus 300 Ayat Alquran Pria itu terekam muncul di akun YouTube NU Garis Lurus. Informasi dihimpun, pria itu bernama Saefudin Ibrahim.
nasional Senin, 14 Maret - 19:03
Berita Nasional Trending KSP Bantah Kabar Penceramah Radikal Cantumkan Nama Abdul Somad dan Felix Siauw Rumadi menyampaikan Presiden Joko Widodo hanya mengungkap fenomena penceramah radikal. Menurutnya, Jokowi tidak pernah berniat membeberkan nama-nama penceramah yang dianggap radikal.
nasional Kamis, 10 Maret - 17:03