VONIS.ID – Kabupaten Berau tetap konsisten menjaga loyalitasnya kepada Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meski sering mendapat tawaran bergabung dengan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Baik pemerintah daerah maupun masyarakat Berau diketahui secara tegas menolak berbagai insentif yang ditawarkan Kaltara.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah belum lama ini.
“Kaltim perlu memberikan perhatian khusus kepada Berau, terlebih daerah ini diproyeksikan menjadi super hub pariwisata yang mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN),” ujar Syarifatul.
Menurut politikus Partai Golkar ini, sektor pariwisata memiliki potensi besar sebagai sumber penghasilan utama bagi masyarakat Berau, asalkan mendapat dukungan serius dari pemerintah provinsi.
Syarifatul juga mengangkat persoalan pendidikan di Kecamatan Segah yang belum memiliki sekolah menengah atas (SMA).
Padahal, pembangunan SMA merupakan kewenangan provinsi.
Kondisi jalan yang rusak dan jarak yang jauh menjadi kendala utama anak-anak di daerah terpencil ini untuk mengakses pendidikan.
“Kesetiaan Berau kepada Kaltim seharusnya dibalas dengan pembangunan yang adil dan merata. Jangan sampai daerah yang mempertahankan integritasnya justru terabaikan,” tegasnya.
Ia berharap kebutuhan strategis Berau dapat menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun mendatang, agar pembangunan di daerah tersebut dapat berjalan optimal. (adv)
