Berita Nasional Trending

Daftar 20 Perusahaan di Kaltim yang Izin Lahannya Dicabut Jokowi, Termasuk PT Kiani Lestari Milik Prabowo

Jumat, 7 Januari 2022 - 22:19
PT Kiani Lestari, perusahaan milik Prabowo Subianto di Kaltim yang izinnya dicabut Presiden Jokowi. (Instagram / @shokheh22 dan @prabowo)

VONIS.ID - Berikut daftar 20 perusahaan di Kaltim yang Izin lahannya dicabut Presiden Jokowi, termasuk PT Kiani Lestari di Berau milik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Setelah mencabut izin perusahaan tambang Minerba, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mencabut ratusan izin sektor kehutanan seluas jutaan hektare di berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tercatat ada 20 perusahaan di Kalimantan Timur (Kaltim yang izinnya dicabut Presiden Jokowi.

Bahkan perusahaan milik Prabowo Subianto di Kaltim, PT Kiani Lestari, masuk dalam 20 perusahaan yang izinnya dicabut Presiden Jokowi.

Diketahui, PT Kiani Lestari merupakan perusahaan pengolahan kertas dan bubur kertas yang berlokasi di Mangkajang, Berau, Kaltim.

Melansir Kompas.com, luas area industri PT Kiani Lestari ini 223.500 hektar.

Perusahaan milik Prabowo ini memiliki hak pengelolaan berlaku hingga 2010.

Sebelumnya, PT Kiani Lestari milik pengusaha Bob Hasan.

Kemudian Prabowo membeli PT Kiani Lestari dan mengubah namanya menjadi PT Kertas Nusantara.


PT Kiani Lestari, perusahaan milik Prabowo Subianto di Kaltim yang izinnya dicabut Presiden Jokowi. (Instagram / @shokheh22 dan @prabowo)

Pencabutan izin sektor kehutanan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 Tentang Pencabutan Izin Konsesi Kawasan Hutan.

Dalam Keputusan tersebut, pemerintah membaginya menjadi tiga bagian.

Pertama adalah Pencabutan Nomor SK Konsesi Kawasan Hutan Selama Periode September 2015 S/D Juni 2021 yang berjumlah 44 SK seluas 812.796,93 Ha, kemudian 192 SK dicabut mulai kemarin.

"Keputusan Menteri Kehutanan dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dicabut terhitung mulai tanggal 6 Januari 2022 sebagaimana ditetapkan dengan Keputusan ini sebanyak 192 unit perizinan/perusahaan seluas 3.126.439,36 Ha, sebagaimana tercantum dalam lampiran II Keputusan ini," tulis Kepmen ketiga tersebut.

HalamanĀ 
Tag berita:

NASIONAL TERKINI

Soal Postingan Rektor ITK di Media Sosial, Castro: Tidak Ada Ruang Bagi Mereka yang Rasis Dalam postingannya itu, Rektor ITK membahas soal wawancaranya terhadap mahasiswa yang ikut mobilitas ke luar negeri.
nasional Sabtu, 30 April - 20:04
Berita Nasional Trending Sudah Diteken Jokowi, Brimob Polri Akan Dipimpin Jenderal Bintang Tiga, Kapan Mulai Berlaku? Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Perpres Nomor 54 Tahun 2022 terkait Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) bakal diisi Jenderal polisi bintang tiga atau Komjen, kapan mulai berlaku?
nasional Jumat, 15 April - 2:04
Ade Armando Babak Belur Dipukuli di Aksi Massa 11 April Dari video yang beredar, Ade Armando mengenakan baju hitam saat kejadian itu terjadi Ia sempat memberi sinyal untuk tak ingin dipukul dengan menghentangkan tangan.
nasional Senin, 11 April - 18:04
Marshel Widianto Beli Konten Asusila Dea OnlyFans Seharga Rp 1,4 Juta Dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, ia tidak membenarkan tindakan komika Marshel Widianto yang membeli konten asusila Dea "OnlyFans".
nasional Jumat, 8 April - 15:04
Berita Nasional Trending Laporan Dugaan Korupsi Ahmad Sahroni Bakal Didalami KPK Terkait itu, KPK sampaikan bakal mendalami informasi yang diberikan kuasa hukum Adam Deni terkait dugaan korupsi Wakil Ketua Komisi III DPR dari fraksi NasDem itu.
nasional Kamis, 7 April - 20:04
Marshel Widianto Beli Konten Syur Dea OnlyFans, Segera Diperiksa Polisi Ia akan diperiksa polisi pada Kamis (7/4/2022). Di IG pribadinya, Marshel Widianto pun berikan sinyal itu.
nasional Rabu, 6 April - 19:04
Berita Nasional Trending Masuk Awal Ramadan, Gempa Berkekuatan M 6,1 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami Menurut informasi BMKG, pusat gempa berada di laut berjarak 39 km tenggara Melonguane, Sulut dengan kedalaman 12 km.
nasional Selasa, 5 April - 11:04
Usulan Presiden 3 Periode Muncul Isu Kepala Desa Dukung Jokowi 3 Periode, Apdesi Terbelah, Pecah Kongsi? Organisasi yang menaungi para kepala desa itu terbelah menjadi dua kubu. Yakni kubu Surtawijaya dan kubu Arifin Abdul Majid.
nasional Kamis, 31 Maret - 19:03
Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Haris Azhar Minta Polisi Periksa Sejumlah Dokumen Terkait Luhut Binsar, Hasil Riset 9 Organisasi Direktur Lokataru Haris Azhar mendorong penyidik Polda Metro Jaya memeriksa sejumlah dokumen yang telah diserahkan bersama kuasa hukumnya, Nurkholis Hidayat pada Rabu (23/3).
nasional Jumat, 25 Maret - 21:03
Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Bela Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti, Aktivis Bikin Aksi di Polda Metro Jaya Diketahui saat ini Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Luhut Binsar Pandjaitan.
nasional Senin, 21 Maret - 22:03
Mafia Minyak Goreng Kata Mendag, Tersangka Mafia Minyak Goreng Akan Diumumkan Polri, Ada Tiga Nama Terkait ini, menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ungkap bahwa tersangka mafia minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan segera diumumkan Kepolisian RI (Polri).
nasional Senin, 21 Maret - 21:03
Berita Nasional Trending Mahfud MD Minta Polisi Selidiki Pria yang Minta Hapus 300 Ayat Alquran Menkopolhukam Mahfud MD beri respon perihal adanya video pria yang viral terkait penghapusan 300 ayat Alquran.
nasional Kamis, 17 Maret - 16:03
Uang Rp 400 Juta dari Doni Salmanan ke Rizky Febian Siap Dikembalikan Doni Salmanan saat ini terseret kasus dugaan penipuan dan investasi bodong secara trading melalui binary option Quotex.
nasional Kamis, 17 Maret - 15:03
Berita Nasional Trending Pria Minta Menag Hapus 300 Ayat Alquran Pria itu terekam muncul di akun YouTube NU Garis Lurus. Informasi dihimpun, pria itu bernama Saefudin Ibrahim.
nasional Senin, 14 Maret - 19:03
Berita Nasional Trending KSP Bantah Kabar Penceramah Radikal Cantumkan Nama Abdul Somad dan Felix Siauw Rumadi menyampaikan Presiden Joko Widodo hanya mengungkap fenomena penceramah radikal. Menurutnya, Jokowi tidak pernah berniat membeberkan nama-nama penceramah yang dianggap radikal.
nasional Kamis, 10 Maret - 17:03