Nasional

KPK Rotasi Pimpinan Tinggi Pratama, Tessa Mahardika Tempati Pos Strategis

VONIS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama pada Jumat (20/2/2026).

Pelantikan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H Harefa, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.

Ia membacakan sumpah yang diikuti enam pejabat yang baru dilantik.

“Saya percaya, saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” ujar Cahya dalam prosesi tersebut.

Tessa Mahardika Jadi Direktur Penyelidikan

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Tessa Mahardika Sugiarto.

Mantan Juru Bicara KPK itu kini menjabat sebagai Direktur Penyelidikan.

Penunjukan Tessa menandai peran barunya di lini strategis penanganan perkara korupsi.

Sebagai Direktur Penyelidikan, Tessa akan memimpin proses penyelidikan awal berbagai dugaan tindak pidana korupsi.

Posisi ini memegang peranan penting karena menjadi pintu masuk penanganan perkara sebelum naik ke tahap penyidikan.

Selain Tessa, KPK juga melantik sejumlah pejabat lain untuk memperkuat fungsi koordinasi, supervisi, pencegahan, hingga penuntutan.

Pelantikan Enam Pejabat

Berikut enam pejabat yang resmi mengemban jabatan baru:

1. Kunto Ariawan sebagai Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat.
2. Tessa Mahardika Sugiarto sebagai Direktur Penyelidikan.
3. Maruli Tua sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V.
4. Iskandar Marwanto sebagai Kepala Biro Hukum.
5. Taryanto sebagai Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi.
6. Budhi Sarumpaet sebagai Direktur Penuntutan.

Cahya meminta seluruh pejabat yang dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Ia menegaskan bahwa KPK membutuhkan integritas, profesionalisme, dan kerja cepat dalam menghadapi tantangan pemberantasan korupsi yang semakin kompleks.

Penguatan Struktur Organisasi

Melalui pelantikan ini, KPK memperkuat struktur organisasi di bidang pencegahan dan penindakan.

Direktorat Penyelidikan dan Penuntutan berperan penting dalam memastikan proses hukum berjalan efektif dan akuntabel.

Sementara itu, Direktorat Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat serta Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi mendorong langkah pencegahan yang lebih sistematis.

KPK berharap jajaran pejabat baru mampu meningkatkan kinerja lembaga serta menjaga kepercayaan publik.

Dengan komposisi pimpinan yang baru, KPK menargetkan penanganan perkara korupsi berjalan lebih optimal, transparan, dan berdampak luas bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. (*)

Show More
Back to top button