Internasional

Menlu Iran Surati PBB, Peringatkan Dampak Luas Serangan Terhadap Khamenei

VONIS.ID – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengirimkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para anggota Dewan Keamanan PBB menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dalam serangan yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dalam surat yang dilaporkan media pemerintah Iran, Press TV, pada Senin (2/3/2026), Araghchi mengecam keras serangan tersebut dan memperingatkan adanya konsekuensi serius bagi pihak yang bertanggung jawab.

Iran Kecam Serangan dan Kirim Nota Protes

Araghchi menegaskan bahwa serangan terhadap Khamenei bukan sekadar serangan terhadap individu, melainkan terhadap kedaulatan Republik Islam Iran.

Ia menyatakan bahwa Khamenei memegang posisi sebagai otoritas tertinggi negara sekaligus tokoh agama.

Jutaan umat Muslim di berbagai kawasan sangat menghormati Khamenei.

Menurut Araghchi, tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan Piagam PBB, khususnya Pasal 2(4) yang melarang penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara.

Ia menyebut serangan itu sebagai tindakan agresif yang terencana dan tidak dapat dibenarkan.

Araghchi juga menilai serangan tersebut mencederai prinsip kesetaraan kedaulatan negara serta melanggar kekebalan kepala negara.

Ia menekankan bahwa hukum internasional mewajibkan setiap negara menghormati pejabat tertinggi negara lain.

Peringatan Konsekuensi “Mendalam dan Luas”

Dalam suratnya, Araghchi memperingatkan bahwa serangan tersebut akan memicu konsekuensi “mendalam dan luas.”

Ia menyatakan pihak yang terlibat harus menanggung tanggung jawab penuh atas dampak politik dan keamanan yang mungkin timbul.

Pemerintah Iran, kata dia, menganggap tindakan tersebut sebagai preseden berbahaya yang dapat merusak tatanan hubungan internasional.

Ia mendesak PBB dan Dewan Keamanan segera mengambil langkah tegas untuk menegakkan hukum internasional dan mencegah tindakan serupa di masa depan.

Araghchi juga meminta komunitas internasional tidak tinggal diam.

Ia menyerukan agar negara-negara anggota PBB mengecam serangan tersebut dan memastikan perlindungan terhadap prinsip kedaulatan negara tetap terjaga. (*)

Show More
Back to top button