Nasional

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 7 Penumpang Meninggal dan 81 Luka-Luka

VONIS.ID — PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan perkembangan terbaru terkait kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, jumlah korban meninggal dunia mencapai tujuh orang, sementara 81 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tim evakuasi telah bekerja cepat sejak insiden terjadi pada Senin malam.

“Kami sudah mengevakuasi 81 penumpang yang mengalami luka dan tujuh penumpang yang dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Penanganan Korban Dilakukan Intensif

PT KAI memastikan seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

Sebanyak 81 korban dirawat di sembilan rumah sakit di sekitar wilayah Bekasi Timur, termasuk RS Keluarga Primaya dan RSUD setempat.

Pihak KAI juga menjamin seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh perusahaan bersama pihak asuransi.

Anne menegaskan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh tim medis.

Ia menyebut proses penanganan berjalan dengan baik sehingga para korban dapat segera mendapatkan tindakan yang diperlukan.

“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik,” katanya.

Selain itu, PT KAI juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban, baik yang meninggal dunia maupun yang masih menjalani perawatan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para pelanggan.

Kronologi Singkat Kejadian

Kecelakaan terjadi pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 20.52 WIB di KM 28+920.

Insiden ini melibatkan kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A rute Cikarang–Kampung Bandan dengan kereta jarak jauh Argo Bromo relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Benturan antara kedua kereta menyebabkan sejumlah gerbong mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi penumpang dan mengamankan area kejadian.

PT KAI menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini dan meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan yang terjadi.

Perusahaan juga menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga kini, proses pemulihan jalur dan layanan kereta masih terus dilakukan secara bertahap. (*)

Show More
Back to top button