Stok BBM Nasional Aman, Bahlil Ungkap Penyebab Kelangkaan di Sejumlah Daerah.

V
SAA • 2 menit baca • 1,295 dibaca
Bagikan:

INTI BERITA

  • VONIS.ID - Pemerintah mendorong percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah daerah yang mengalami gangguan pasokan.
  • Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina segera memperkuat…
  • Bahlil menegaskan, persoalan yang memicu kelangkaan BBM di beberapa wilayah bukan berasal dari kekurangan stok nasional, melainkan kendala penyaluran.

VONIS.ID – Pemerintah mendorong percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah daerah yang mengalami gangguan pasokan.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina segera memperkuat armada pengangkut BBM untuk mengatasi antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), termasuk di Bali.

Bahlil menegaskan, persoalan yang memicu kelangkaan BBM di beberapa wilayah bukan berasal dari kekurangan stok nasional, melainkan kendala penyaluran.

Pemerintah pun meminta Pertamina mempercepat distribusi agar masyarakat kembali mendapatkan layanan BBM secara normal.

Stok Nasional Diklaim Masih Aman

Bahlil menyebut laporan Pertamina menunjukkan persediaan BBM nasional masih berada pada tingkat aman.

Ketahanan stok BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan angka oktan atau RON 90 tercatat sekitar 16 hingga 18 hari.

“Saya mendapat laporan dari Pertamina, secara stok nasional BBM itu di 16 sampai 18 hari. Jadi, stok BBM nasional insyaallah itu aman,” ujar Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (16/10).

Pemerintah menilai kelancaran distribusi menjadi faktor penting untuk memastikan ketersediaan BBM di tingkat konsumen.

Pasalnya, stok nasional yang memadai tidak serta-merta menjamin seluruh SPBU menerima pasokan tepat waktu ketika jalur pengiriman mengalami hambatan.

Pertamina Diminta Gandakan Armada Kapal

Bahlil secara khusus menyoroti jalur distribusi BBM dari Jawa Timur menuju Bali.

Pengiriman melalui jalur laut menjadi salah satu perhatian pemerintah setelah gangguan penyaluran memicu antrean di sejumlah SPBU.

Ia meminta Pertamina segera menambah jumlah kapal pengangkut BBM agar proses pengiriman berlangsung lebih cepat dan risiko gangguan pasokan tidak meluas ke wilayah lain.

“Pertamina laporkan ke saya tadi adalah distribusi dari daerah Jawa Timur ke Bali dan beberapa tempat yang terkait dengan kapal. Saya tadi memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah, supaya bisa percepatan,” ujar Bahlil.

Layanan BBM Bali Berangsur Kondusif

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan menambah suplai, mengoptimalkan armada mobil tangki, serta mengoperasikan terminal dan SPBU selama 24 jam.

“Saat ini, kondisi layanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10).

(*)

Penulis: SAA • Editor: Tim Redaksi