Nasional

Utang TNI AL di PT Pertamina Capai Triliunan, Minta Diputihkan dan Dapat Subsidi BBM

VONIS.ID – TNI Angkatan Laut (AL) meminta agar utangnya di PT Pertamina (Persero) diputihkan.

Permintaan itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI.

Ia membeberkan kalau utang TNI AL terkait pembayaran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke PT Pertamina capai Rp 3,2 triliun.

“Kemarin ada tunggakan bahan bakar Rp 2,25 triliun dan saat ini kita sudah dikenakan harus membayar hutang lagi 3,2 triliun. Harapannya sebenarnya ini bisa ditiadakan untuk masalah bahan bakar. Jadi ini diputihkan lah ya,” ujarnya.

Ali mengeluhkan terkait harga bahan bakar untuk TNI AL yang masih mengikuti harga industri.

Ia pun berharap TNI AL mendapatkan subsidi, seperti yang sudah berlaku untuk institusi Polri.

“Kemudian saat ini juga ada ketentuan kita harus menggunakan B35 minimal dan ini juga ada kendala di beberapa kapal tertentu, apabila menggunakan B35 maka dia harus mengganti filter menjadi lebih sering lagi. Jadi akan mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi. Itu masalah bahan bakar,” ungkapnya.

Ali berharap ke depan pengelolaan bahan bakar untuk operasional TNI dapat diatur langsung oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) secara terpusat. 

Terlebih, kebutuhan bahan bakar untuk TNI AL sangat besar.

Sebab, meski kapal dalam kondisi diam konsumsi bahan bakar tetap berjalan untuk menjaga peralatan yang cukup penting di kapal tidak rusak.

“Karena kapal kita ini walaupun diam saja, tidak bergerak, tapi dieselnya tetap hidup. Dan untuk menghidupkan AC, karena kalau AC dimatikan peralatan elektronik akan rusak di dalamnya, itu bahayanya,” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button