Advertorial

DPRD Kaltim Apresiasi Upaya Kejati Dalami Insiden Tertabraknya Jembatan Mahakam I

VONIS.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan penyelidikan terkait insiden tertabraknya Jembatan Mahakam I Samarinda.

Diketahui, jembatan tersebut pada 2025 ini sudah dua kali tertabrak kapal tongkang.

Pertama pada 16 Februari 2025, kini insiden serupa kembali terjadi pada Sabtu (26/4/2025).

Merespon hal itu, Kepala Kejati Kaltim, Iman Wijaya melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kaltim, Toni Yuswanto mengatakan telah melakukan pendalaman terhadap dua peristiwa tersebut.

“Tim telah melakukan pengumpulan data dan keterangan atas peristiwa kapal tongkang yang telah menabrak Jembatan Mahakam I Samarinda,” ujar Toni, Selasa (29/4/2025) lalu.

 Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengapresiasi langkah yang diambil kejaksaan itu.

“Tentu sangat mendukung dan semoga memperbaiki kinerja alur sungai mahakam kita ini,” ucapnya, Sabtu (3/5/1025).

Politisi PDI Perjuangan ini sebelumnya pernah menyampaikan bahwa insiden tertabraknya Jembatan Mahakam I Samarinda merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Artinya DPRD mengapresiasi kejaksaan agar tidak lepas dari tanggung jawab ini, jadi ada peran penegak hukum, sesuai dengan tugas mereka,” ungkapnya.

Ia menekankan agar penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas insiden penabrakan jembatan mesti ditegakkan.

Sementara terkait penutupan alur Sungai Mahakam, ia menyarankan agar berbagai pihak memperbaiki kinerja setelah insiden ini terjadi.

“Kinerjanya harus diperbaiki dan efektif, serta harus dilihat titik kesalahannya, kenapa sampai terjadi berulang, karena ini untuk kemaslahatan masyarakat, di bawah Jembatan juga harus kita perhatikan,” pungkasnya. (adv)

Show More
Back to top button