Nasional
Trending

Prabowo Tinjau Huntara di Aceh Tamiang, Apresiasi Kecepatan Pembangunan

VONIS.ID – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan Hunian Darurat Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (1/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan bencana di tiga provinsi terdampak, termasuk Aceh.

Danantara Bangun 15.000 Huntara dalam 3 Bulan

Prabowo mengapresiasi langkah Danantara, yang menargetkan pembangunan 15.000 Huntara dalam 3 bulan ke depan.

Dana untuk proyek ini mencapai Rp 1 triliun dan bersumber dari CSR BUMN.

Dalam kesempatan di Aceh Tamiang, Danantara menyerahkan 600 Huntara yang telah selesai dibangun dalam waktu 8 hari, menunjukkan kecepatan dan efisiensi dalam membantu korban bencana.

“Fokus kita adalah mengurangi penderitaan rakyat,” kata Prabowo saat meninjau lokasi pembangunan.

Ia menekankan bahwa bukti nyata lebih penting daripada komentar negatif atau fitnah yang mungkin muncul.

Aceh Tamiang Jadi Prioritas

Kabupaten Aceh Tamiang tercatat sebagai salah satu wilayah yang terdampak bencana paling parah.

Sebelum ke Aceh Tamiang, Presiden Prabowo lebih dulu meninjau kondisi di Tapanuli Selatan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tidak bisa langsung menjangkau semua wilayah, tetapi selalu memprioritaskan titik terdampak paling besar.

“Saya minta maaf belum bisa ke semua titik. Tetapi kami hadir di tempat-tempat yang terdampak paling parah, karena setiap daerah pasti mengalami kesulitan besar,” ujar Prabowo dalam rapat bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih, direktur BUMN, dan kepala daerah setempat.

Pemerintah Tetap Bergerak di Hari Libur

Meski bertepatan dengan perayaan Tahun Baru 2026, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tetap bekerja untuk mengecek kondisi dan mencari solusi atas masalah rakyat.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat yang turun langsung ke berbagai daerah untuk memeriksa dan memberikan solusi di lapangan.

“Pemerintah harus bekerja nyata, siap dihujat atau difitnah, tapi tidak boleh patah semangat. Semua kita terima sebagai koreksi,” kata Prabowo.

Bukti Nyata sebagai Fokus Pemimpin

Presiden menyoroti keberhasilan pembangunan Huntara sebagai bukti konkret kepedulian pemerintah.

Dalam 8 hari, 600 Huntara di Aceh Tamiang sudah selesai dibangun, yang menurutnya cukup baik dan sesuai standar.

Prabowo menekankan bahwa kritik yang muncul akan jadi peringatan untuk memperbaiki kinerja, bukan untuk mematahkan semangat.

“Kita fokus pada rakyat, bukan komentar negatif. Bukti nyata adalah yang terpenting,” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button