VONIS.ID, SAMARINDA - Beberapa waktu terakhir, beredar kabar bahwa air minum kemasan dan galon isi ulang di beberapa wilayah Indonesia, mengandung partikel mikroplastik.
Tak terkecuali di Samarinda, Kalimantan Timur, yang tentunya membahayakan kesehatan masyarakat.
Kabar tak sedap itu pun pasalnya telah diketahui para legislatif di Kota Tepian yang menyebut dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kunjungan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, terkait kabar mikroplastik tersebut.
"Sampai saat ini kami belum menemukannya," ucap Deni Hakim Anwar, Selasa (17/5/2022).
Meski belum mendapatkan kabar pasti dan temuan lapangan, namun Deni menegaskan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan BPOM Samarinda guna melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai informasi tersebut.
Kendati masih menelusuri dan memastikan hal tersebut, akan tetapi Deni menekankan bahwa selayaknya pabrik air minum kemasan dan galon isi ulang yang tercatat di BPOM Samarinda memiliki laboratorium uji klinisnya masing-masing.
Sehingga, bisa dikategorikan bahwa edaran air minum di Kota Tepian masih tergolong aman dan layak konsumsi.
"Kecuali, yang saya bilang tadi misalnya sumber-sumber air yang digunakan tidak jelas, kemudian dia membuka pengisian galon, nah ini yang kemungkinan tidak terpantau. Tapi kalau saya kira sudah terpantau oleh BPOM," pungkasnya. (Advertorial)