Nusantara

Diresmikan Andi Harun, RS Primecare Samarinda Siapkan Layanan Unggulan Berbasis Smart Hospital

VONIS.ID — Wajah pelayanan kesehatan di Samarinda kembali bertambah dengan hadirnya RS Primecare Samarinda.

Rumah sakit yang mengusung konsep smart hospital ini resmi beroperasi setelah Wali Kota Samarinda Andi Harun meresmikannya di Jalan Muso Salim No. 28, Kelurahan Karang Mumus, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran rumah sakit baru ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda karena turut memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI asal Kaltim Yulianus Henock Sumual, Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Ismid Kusasih, Kepala Dinas Tenaga Kerja Yuyun Puspitaningrum, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Camat Samarinda Kota Hj. Handayani, serta Lurah Karang Mumus Arbain Asyari.

Miliki 96 Tempat Tidur dan 16 Poliklinik

Direktur RS Primecare Samarinda dr. Boy Edward Richard mengatakan rumah sakit tersebut berdiri di atas lahan seluas 8.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 11.000 meter persegi yang terdiri atas empat lantai.

RS Primecare menyediakan 16 ruang poliklinik dengan kapasitas 96 tempat tidur.

Fasilitas rawat inap itu terdiri atas 23 bed kelas Standard, 22 bed Deluxe, 25 bed Junior Suite, satu bed Suite Room, dan satu bed President Suite.

Untuk mendukung operasional, rumah sakit ini mempekerjakan sekitar 130 karyawan. Sebanyak 95 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal Samarinda.

RS Primecare juga melibatkan 52 dokter spesialis dan dokter umum, termasuk 11 dokter tetap, untuk memberikan pelayanan kepada pasien.

Andalkan Konsep Smart Hospital

RS Primecare mengusung konsep smart hospital dengan sejumlah layanan unggulan.

Rumah sakit ini mengembangkan layanan spine atau tulang belakang, bedah digestif menggunakan teknik laparoskopi, layanan Urogyn yang mencakup bidang ginekologi dan urologi, serta teknologi Laser Holmium.

Teknologi tersebut dapat membantu menangani batu ginjal dan pembengkakan prostat.

Dalam satu hingga dua bulan ke depan, RS Primecare juga akan meluncurkan Laboratorium Genomik melalui kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (FK Unmul) dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Laboratorium ini akan menggunakan teknologi sequencer untuk membaca DNA.

Teknologi tersebut dapat mendukung deteksi dini penyakit keturunan, penyakit langka, potensi kanker, hingga layanan pharmacogenomics yang membantu menentukan obat berdasarkan profil genetik pasien.

Pemkot Jaga Iklim Investasi

CEO PT Primecare Hospital Group John Andrew menjelaskan, rencana pengembangan rumah sakit bermula dari diskusi saat peresmian Primecare Clinic pada 2021.

Menurutnya, manajemen ingin menjawab kebutuhan masyarakat Samarinda terhadap fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan secara menyeluruh dan berorientasi pada pasien.

RS Primecare mengusung nilai pelayanan TERAPI, yakni Transparan, Empati, Responsif, Akurat, Profesional, dan Inovatif.

Nilai tersebut menjadi landasan rumah sakit dalam mewujudkan visi sebagai penyedia layanan kesehatan pilihan yang unggul dan berempati.

Sementara itu, Andi Harun mengapresiasi investor dan manajemen RS Primecare yang telah menanamkan investasi di Kota Samarinda.

“Kehadiran RS Primecare ini tidak hanya menambah sarana pelayanan kesehatan dan meningkatkan daya saing kota, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian sekitar, seperti tumbuh dan berkembangnya UMKM, kuliner, dan perhotelan. Apalagi, 95 persen tenaga kerjanya menyerap warga lokal Samarinda,” kata Andi Harun.

Ia menegaskan Pemkot Samarinda akan terus menjaga iklim investasi dan memberikan kemudahan berusaha.

Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dan Kejaksaan memastikan pelaku usaha mendapat pendampingan serta terbebas dari praktik premanisme.

Andi Harun turut mengingatkan manajemen rumah sakit agar menjalankan pengelolaan lingkungan dan limbah medis sesuai standar.

Ia berharap RS Primecare tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga ikut mengembangkan layanan kesehatan preventif.

“Arah pelayanan kesehatan masa depan kini berfokus pada upaya preventif, bukan hanya kuratif. Kami berharap RS Primecare dapat menjadi pelopor inovasi layanan preventif bagi masyarakat Samarinda,” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button