
VONIS.ID — Penantian panjang warga akhirnya terjawab setelah jembatan penghubung antara Handil Bakti RT 30 dan Simpang Pasir RT 23 resmi dibuka.
Peresmian dilakukan langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Jembatan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama bertahun-tahun menghambat mobilitas warga.
Kini, masyarakat tidak lagi harus memutar jauh atau melewati jalur alternatif yang kurang layak.
Dalam sambutannya, Krido Pramono menegaskan bahwa pembangunan ini lahir dari kolaborasi dan kepedulian bersama.
“Kalau bukan karena cinta, saya tidak akan hadir untuk meresmikan jembatan ini. Semua ini karena cinta—cinta TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.
Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut jembatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah.
Ia menilai infrastruktur yang memadai menjadi kunci penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan arahan Presiden untuk membuka konektivitas, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung akses pendidikan,” jelasnya.
Dengan akses yang lebih baik, warga kini dapat menghemat waktu tempuh untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
Distribusi barang dan jasa pun menjadi lebih lancar, sehingga pelaku usaha kecil dan menengah di kawasan tersebut berpeluang berkembang lebih pesat.
Andi Harun juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kegiatan Sosial dan Lingkungan
Peresmian jembatan tidak hanya di isi seremoni, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.
Panitia menebar 10.000 benih ikan nila, menanam pohon durian musang king, serta membagikan 100 paket bantuan kepada warga sekitar.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Warga menyambut kehadiran jembatan ini dengan antusias. Mereka berharap pembangunan serupa terus berlanjut di wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan akses.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menghubungkan harapan masyarakat untuk hidup yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih sejahtera,” tutup Andi Harun. (*)

