
VONIS.ID – Suasana hangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa kental dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan Paguyuban Keluarga Kediri Samarinda (PAGARI Samarinda).
Acara ini digelar di tengah bulan suci Ramadan dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan bakti sosial, menghadirkan ratusan anggota paguyuban serta masyarakat sekitar.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, yang datang bersama Ketua TWAP Saparudin dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang berlangsung hingga malam hari.
Pemerintah Apresiasi Kegiatan Paguyuban
Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi tinggi kepada PAGARI Samarinda.
Ia menilai paguyuban tersebut berhasil menyelenggarakan kegiatan sosial sekaligus mempererat hubungan antaranggota.
Menurut Saefuddin, paguyuban memiliki peran penting dalam menjaga persatuan masyarakat yang majemuk.
Selain itu, paguyuban juga memperkuat nilai kekeluargaan dan semangat gotong royong.
“Pemerintah Kota Samarinda sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Paguyuban bukan hanya tempat berkumpul warga yang memiliki asal daerah sama, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persatuan serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Saefuddin.
Ia menambahkan bahwa pemerintah selalu terbuka terhadap komunitas yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk paguyuban-paguyuban daerah, sangat diperlukan,” ujarnya.
Buka Puasa Bersama Jadi Wadah Kepedulian
Kegiatan buka puasa bersama PAGARI Samarinda juga dipadukan dengan aksi sosial nyata.
Sebelum acara utama di mulai, anggota paguyuban membagikan 700 kotak takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Pahat Karya, Samarinda.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun. Selain buka puasa bersama, kami juga memulai rangkaian acara dengan bakti sosial dan pembagian takjil,” jelas Ketua PAGARI Samarinda, Ahmad Yubaydi.
Saefuddin menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia mengajak semua pihak menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial.
PAGARI Dukung Pembangunan Kota
Ahmad Yubaydi menegaskan bahwa anggota PAGARI Samarinda memiliki komitmen kuat mendukung berbagai program pembangunan yang di jalankan pemerintah kota.
Sebagai warga yang berasal dari Kediri dan telah lama bermukim di Samarinda, mereka merasa bertanggung jawab ikut berkontribusi.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah dan ikut berperan dalam pembangunan Kota Samarinda. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus menginspirasi komunitas lain di kota ini,” ujar Ahmad.
Ia juga berharap kondisi kota semakin kondusif, sehingga masyarakat, termasuk anggota paguyuban, bisa menjalankan aktivitas usaha dan kehidupan sosial dengan lebih baik.
“Dengan kondisi yang aman dan nyaman, kami juga bisa terus berkembang serta bermukim dengan tenang di Samarinda,” tambahnya.
Partisipasi Warga Meningkat
Berdasarkan data PAGARI Samarinda, jumlah warga keturunan Kediri yang tinggal di Samarinda mencapai ±2.000 orang.
Dari jumlah itu, sekitar 600 orang telah resmi menjadi anggota paguyuban.
Dalam kegiatan buka puasa kali ini, sekitar 200 anggota PAGARI hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa paguyuban tetap menjadi wadah kebersamaan dan kepedulian sosial bagi warga perantauan.
“Acara ini juga menjadi kesempatan bagi anggota paguyuban untuk saling bertemu, memperkuat tali persaudaraan, dan berbagi dengan masyarakat sekitar,” kata Ahmad.
Ramadan Momentum Solidaritas
Kegiatan PAGARI Samarinda menjadi contoh konkret bagaimana komunitas lokal dapat berperan aktif dalam meningkatkan solidaritas sosial.
Selain berbagi takjil dan mengadakan buka puasa bersama, paguyuban juga menekankan nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Samarinda.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan berbagi seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya di kota ini,” ujar Saefuddin.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan menjadi contoh positif bagi komunitas lain yang ingin berkontribusi dalam pembangunan sosial di Samarinda. (*)

