
VONIS.ID – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 75 mustahik dan lima pelaku UMKM dalam Program Ramadan Bahagia di Aula Kantor Kecamatan Palaran, Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam memperkuat ekonomi warga sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial menjelang bulan suci.
Camat Palaran Muhammad Dahlan, Ketua BAZNAS Samarinda Ahmad Syarir, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda Syaparudin, serta para lurah se-Kecamatan Palaran turut menghadiri kegiatan tersebut.
Mereka menyaksikan langsung penyerahan bantuan dan berdialog dengan para penerima manfaat.
Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui dukungan nyata kepada pelaku usaha kecil.
Ia menyebut UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah karena mampu menyerap tenaga kerja dan menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
“Pemkot Samarinda memandang UMKM sebagai kekuatan utama ekonomi daerah. Karena itu, kami terus menghadirkan program bantuan, pendampingan, pelatihan, dan akses permodalan agar pelaku UMKM mampu bertumbuh dan berdaya saing,” tegasnya.
BAZNAS Salurkan Modal Usaha dan Paket Sembako
Ketua BAZNAS Samarinda Ahmad Syarir menjelaskan, pihaknya menyalurkan bantuan modal usaha melalui program ZMart (sembako) dan Z-Drink.
Program tersebut memberikan dukungan permodalan sekaligus penguatan manajemen usaha bagi pelaku UMKM.
BAZNAS juga menyiapkan pendampingan dan monitoring selama tiga bulan.
Tim pendamping akan membantu penerima manfaat mengembangkan usaha, memperluas promosi, serta menyusun laporan keuangan secara lebih profesional.
Dengan langkah ini, BAZNAS ingin memastikan bantuan benar-benar berdampak dan mendorong kemandirian ekonomi.
Selain mendukung UMKM, BAZNAS menyalurkan paket sembako kepada 75 mustahik di Kecamatan Palaran.
Dana bantuan tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kota Samarinda.
Saefuddin Zuhri menyatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar tambahan modal atau paket kebutuhan pokok, tetapi juga bentuk kepercayaan pemerintah dan BAZNAS kepada masyarakat yang terus berjuang di tengah keterbatasan.
Ia mengajak para penerima untuk memanfaatkan bantuan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan kerja keras.
Saefuddin Zuhri berharap program Ramadan Bahagia dapat meringankan beban kebutuhan keluarga sekaligus menghadirkan kebahagiaan saat menyambut Ramadan.
Ia juga mengapresiasi peningkatan jumlah penerima dan nilai manfaat setiap tahun.
Menurutnya, hal itu menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat Samarinda dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. (*)
