Kamis, 13 Juni 2024

Nasional

10 Negara dengan Angka Kriminalitas Tertinggi di Dunia, Prabowo: Indonesia Masih Aman

Rabu, 13 Desember 2023 14:40

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. (ist)

VONIS.ID - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto menyebut Indonesia masih aman, damai, dan terkendali.

Dia mengatakan, meskipun Indonesia memiliki banyak kekurangan, tetapi seluruh pihak harus bersyukur di tengah dunia yang diselimuti tantangan dan ketidakpastian. 

“Perang terjadi di mana-mana, negara-negara begitu banyak yang menghadapi perang saudara dan kerusuhan. Indonesia masih aman, damai, masih terkendali, harga-harga masih terkendali, ekonomi untuk rakyat masih aman karena apa? Karena kepemimpinan, karena apa? Karena manajemen negara yang berhasil,” kata Prabowo dalam segmen debat pertama capres di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023). 

Janji Prabowo Genjot Ekonomi Papua untuk Atasi Konflik, Bakal Lanjutkan Langkah Jokowi

Lantas, di mana sajakah negara dengan tingkat kejahatan tertinggi di dunia? 

Global Initiative Against Transnational Organized Crime (GI-TOC) menyusun daftar 193 negara dengan tingkat kriminalitas dan ketahanan terhadap kejahatan terorganisir pada 2023 melalui portal analitik Indeks Kejahatan Terorganisir Global.

Adapun tiga pilar utama yang dinilai meliputi pasar kriminal, aktor kriminal, dan ketahanan. 

Warganet Komentari Reaksi Gibran Saat Dengar Jawaban Prabowo Soal Keputusan MK di Debat Capres

Indeks Kejahatan Terorganisir Global menyusun skor kriminalitas dalam skala 1 hingga 10.

Semakin tinggi skor kriminalitas di suatu negara, maka semakin parah pula kondisi kriminalitasnya. 

Berikut daftar negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi pada 2023: 

1. Myanmar

GI-TOC menempatkan Myanmar di peringkat pertama sebagai negara yang memiliki tingkat kejahatan tertinggi secara global.

Salah satu negara ASEAN tersebut meraih skor kriminalitas sebesar 8,15.

Salah satu permasalahan kejahatan utama yang terjadi di Myanmar adalah perdagangan manusia yang diperdagangkan ke Thailand, Malaysia, Singapura, serta negara lain di Asia Timur, Timur Tengah, dan Amerika Utara. 

2. Kolombia

Skor kriminalitas di Kolombia mencapai 7,57 atau naik 0,09 dibandingkan tahun sebelumnya.

Negara di wilayah barat laut Amerika Selatan itu menjadi pusat penyelundupan manusia, terutama semenjak situasi di Venezuela memburuk dan jutaan warganya meninggalkan negara mereka. 

3. Meksiko

Selanjutnya, ada Meksiko yang meraih skor kriminalitas sebesar 7,57 pada 2023.

Negara terbesar ketiga di kawasan Amerika Latin tersebut masih harus menghadapi berbagai permasalahan terkait kejahatan, seperti penyelundupan manusia dan aktivitas kelompok kriminal.

Kelompok kriminal di Meksiko bertahan dengan cara melakukan pemerasan kepada masyarakat kecil hingga perusahaan. 

4. Paraguay

Paraguay memiliki permasalahan kompleks terkait kejahatan, mulai dari perdagangan senjata, perusakan lingkungan dengan penebangan kayu ilegal di hutan, lokasi transit dan tujuan perdagangan kokain, hingga korupsi yang merajalela.

Akibatnya, GI-TOC memberi skor kriminalitas sebesar 7,52 kepada Paraguay. 

5. Republik Demokratik Kongo

Negara dengan kriminalitas tinggi di dunia nomor lima adalah Republik Demokratik Kongo.

Kongo menghadapi sejumlah persoalan yang menghambat kemajuan di negaranya, seperti korupsi, perdagangan senjata, bisnis penculikan, dan operasi narkoba, sehingga memperoleh skor kriminalitas mencapai 7,35. 

6. Nigeria

Di peringkat ke-6, ada Nigeria yang mendapatkan skor kriminalitas sebesar 7,28.

Masalah perdagangan senjata mengganggu sistem keamanan di Nigeria.

Selain itu, budidaya ganja merupakan hal lazim, khususnya di wilayah barat daya, sehingga memainkan peranan penting dalam perdagangan obat-obatan dan zat psikotropika dunia. 

7. Afrika Selatan

Di bawah Nigeria, ada Afrika Selatan yang memperoleh skor kriminalitas mencapai 7,18.

Sebanyak 20.000 orang tewas setiap tahunnya akibat kekejaman di negara yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia itu.

Tak hanya itu, Afrika Selatan tercatat menjadi lokasi perdagangan satwa liar yang melibatkan perburuan spesies langka dan terancam punah. 

8. Irak

Selisih 0,5 dengan skor kriminalitas Afrika Selatan, tepatnya 7,13, Irak juga menghadapi kompleksitas kejahatan di negaranya.

Perdagangan senjata menjadi isu kritis di Irak akibat tingginya tindakan pencurian dan kekerasan berbasis kelompok di negara tersebut.

Selain itu, penggelapan dana publik yang diperkirakan ratusan miliar dolar Amerika Serikat sejak jatuhnya rezim Saddam Hussein pada 2003 semakin memperburuk kondisi negara tersebut. 

9. Afghanistan

Sejak diambil alih oleh Taliban, perdagangan senjata di Afganistan telah meningkat.

Disamping itu, budidaya opium sebagai sumber pendapatan negara yang signifikan juga semakin ditingkatkan.

Akibatnya, Afghanistan menerima skor kriminalitas sebesar 7,10 dari GI-TOC. 

10. Lebanon

Di peringkat 10, ada Lebanon yang menjadi negara dengan kriminalitas tertinggi di dunia.

GI-TOC memberi skor kriminalitas sebesar 7,10 kepada Lebanon.

Negara yang memiliki julukan Paris dari Timur tersebut memiliki masalah eksploitasi anak dan perdagangan perempuan yang masih berlangsung hingga kini. 

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-20 sebagai negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi di dunia. GI-TOC memberi skor kriminalitas sebesar 6,85 kepada Indonesia. (redaksi/tempo)

Baca berita kami lainnya di
Tag berita:
Beritakriminal