Nusantara

1.202 Personel Gabungan Disiagakan, Operasi Ketupat Mahakam 2026 Perkuat Pengamanan Lebaran di Samarinda

VONIS.ID — Aparat gabungan menggelar pengamanan besar-besaran dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Samarinda.

Sebanyak 1.202 personel diterjunkan melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momen Lebaran.

Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh personel untuk menjalankan tugas secara terpadu.

Ia menyebut, aparat tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya pemudik.

“Sebanyak 1.202 personel akan terlibat aktif, baik di pos pengamanan maupun pos pelayanan yang telah kami siapkan,” ujar Hendri, Jumat (20/3/2026).

Pos Pengamanan dan Pelayanan Disiagakan

Petugas mendirikan sedikitnya 10 pos pengamanan (Pos Pam) di berbagai titik strategis.

Pos tersebut berfungsi sebagai pusat kendali lapangan untuk memantau situasi keamanan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketertiban.

Selain itu, aparat juga mengoperasikan pos pelayanan terpadu selama 24 jam. Salah satu titik utama berada di kawasan Taman Samarinda yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Di lokasi ini, petugas memberikan layanan informasi, bantuan darurat, hingga pengaturan lalu lintas.

Petugas juga memperluas pengamanan ke sejumlah titik vital yang menjadi jalur mobilitas utama masyarakat.

Lokasi tersebut meliputi Bandara APT Pranoto, Pelabuhan Nusantara Samarinda, serta akses keluar masuk di Tol Palaran.

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik

Aparat memprediksi terjadinya peningkatan signifikan arus kendaraan dan penumpang selama periode mudik dan arus balik.

Oleh karena itu, petugas melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan kepadatan.

Mereka juga menyiapkan langkah cepat untuk mengurai kemacetan serta menangani potensi gangguan keamanan.

Kehadiran personel gabungan diharapkan mampu memberikan respons yang sigap dan efektif di lapangan.

Hendri menegaskan bahwa setiap pos diisi oleh personel lintas instansi.

Kolaborasi tersebut memperkuat koordinasi antarpetugas sehingga penanganan situasi darurat dapat dilakukan secara optimal.

“Personel yang kami tempatkan di setiap pos berasal dari berbagai unsur. Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal,” tegasnya.

Fokus Pengamanan di Pusat Keramaian

Selain jalur transportasi, aparat juga memfokuskan pengamanan di kawasan yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.

Pusat perbelanjaan dan pasar tradisional menjadi perhatian utama.

Salah satu titik yang di prioritaskan adalah kawasan Pasar Pagi Samarinda.

Di lokasi ini, petugas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengatur arus lalu lintas dan memastikan aktivitas jual beli berlangsung tertib.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran.

Operasi Berlangsung 14 Hari

Operasi Ketupat Mahakam 2026 berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026.

Selama periode tersebut, seluruh personel bersiaga penuh untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari kemacetan hingga tindak kriminalitas.

Selain pengamanan fisik, aparat juga mengedepankan pendekatan preventif.

Petugas aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, menjaga barang berharga, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjadi tantangan tersendiri.

Karena itu, kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Hendri mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat menciptakan suasana Lebaran yang aman dan nyaman.

“Kami mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Lebaran,” pungkasnya.

Dengan pelibatan ribuan personel gabungan dan penyebaran di berbagai titik strategis, aparat optimistis perayaan Idulfitri di Samarinda akan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)

Show More
Back to top button