Tak Berkategori

PAN Genjot Basis Rakyat di Kaltim, Zulkifli Hasan Targetkan Politik dan Kesejahteraan Petani

VONIS.ID – Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menegaskan arah politik sekaligus strategi sosial partainya dalam momentum Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II DPW PAN Kalimantan Timur yang digelar di Samarinda Convention Hall, Sabtu (25/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia tidak hanya berbicara soal target politik elektoral, tetapi juga menekankan peran konkret kader dalam menjawab persoalan kesejahteraan masyarakat, terutama sektor pertanian dan kebutuhan pokok.

Di hadapan kader dan sejumlah tokoh nasional yang hadir, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa PAN saat ini memikul tanggung jawab besar untuk membantu mengentaskan kelompok masyarakat yang masih tertinggal secara ekonomi, khususnya petani.

Ia menyebut angka sekitar 30 persen sebagai kelompok yang harus menjadi fokus perhatian kader di lapangan.

Menurutnya, kerja politik tidak lagi bisa dilepaskan dari kerja-kerja sosial yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

Ia mencontohkan persoalan klasik seperti distribusi pupuk yang kerap terlambat, infrastruktur irigasi yang belum optimal, hingga fluktuasi harga gabah yang merugikan petani.

“Pupuk tidak boleh terlambat, irigasi harus bagus, dan harga gabah harus dijaga. Sekarang sudah di atas Rp6.500, itu harus dipastikan terus oleh kader,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kader PAN tidak boleh sekadar menjadi aktor politik elektoral, tetapi juga harus menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam konteks ini, ia mendorong kader untuk aktif memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan program pemerintah berjalan efektif.

Lebih jauh, Zulkifli Hasan juga menyinggung pentingnya penguatan sistem ekonomi berbasis desa melalui koperasi.

Ia menyebut koperasi desa ke depan akan berperan strategis sebagai “uptaker” atau penyerap hasil produksi petani dan nelayan, sekaligus sebagai pemasok kebutuhan program pemerintah seperti penyediaan pangan bergizi.

“Koperasi desa akan membeli gabah petani jika harganya turun di bawah standar. Begitu juga dengan hasil tangkapan nelayan. Ini penting agar mereka tidak dirugikan oleh mekanisme pasar,” jelasnya.

Selain itu, koperasi juga akan berfungsi sebagai rantai distribusi yang memastikan bahan pangan dapat tersalurkan dengan harga stabil.

Dalam kerangka ini, ia menegaskan bahwa kader PAN harus aktif mengawal implementasi kebijakan tersebut agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Di sektor kebutuhan pokok, Zulkifli Hasan menyampaikan tantangan besar yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada PAN, yakni menjaga stabilitas harga sembako.

Ia menyebut bahwa harga bahan pokok tidak boleh naik, bahkan diharapkan bisa lebih rendah melalui intervensi pasar yang tepat.

Untuk mencapai hal tersebut, ia mendorong kader PAN di daerah untuk rutin menggelar pasar murah bekerja sama dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk intervensi langsung untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pasar murah harus terus dilakukan. Ini cara konkret untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” katanya.

Dalam konteks politik, Zulkifli Hasan tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan PAN, termasuk di Kalimantan Timur.

Ia mengingatkan bahwa partainya memiliki rekam jejak konsistensi dalam mendukung kepemimpinan nasional, meskipun sempat mengalami kekalahan dalam beberapa pemilu sebelumnya.

Kini, dengan capaian yang mulai terlihat, ia menilai momentum kebangkitan PAN semakin kuat. Ia bahkan secara terbuka menyampaikan target ambisius untuk menjadikan PAN sebagai kekuatan politik utama, termasuk di Kaltim.

“Insyaallah PAN bisa menjadi pemenang di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa PAN tidak hanya menargetkan peningkatan perolehan suara di legislatif, tetapi juga membuka peluang untuk bertarung di level eksekutif, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pencapaian target politik tersebut tidak bisa dilepaskan dari kinerja nyata kader di tengah masyarakat.

Menurutnya, kepercayaan publik hanya bisa diraih jika partai mampu hadir sebagai solusi atas persoalan sehari-hari rakyat.

Ia juga menyinggung bahwa capaian di sektor pangan mulai menunjukkan hasil, seperti meningkatnya produksi dan stabilitas harga.

Namun, ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama di sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.

“Tahun ini kita kejar sektor nelayan. Kita ingin nilai tukar mereka meningkat,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kerja politik membutuhkan waktu dan konsistensi.

Ia bahkan menyebut bahwa satu periode pemerintahan tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang ada.

“Lima tahun tidak cukup. Tapi kita harus mulai dari sekarang dan bekerja terus,” tutupnya.

Momentum Rakerwil PAN Kaltim ini pun menjadi titik konsolidasi penting bagi partai berlambang matahari tersebut.

Selain memperkuat struktur organisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang penegasan arah politik PAN yang menggabungkan strategi elektoral dengan pendekatan kesejahteraan rakyat.

Dengan kombinasi tersebut, PAN berharap mampu memperluas basis dukungan sekaligus menjawab tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat Kalimantan Timur ke depan.

(tim redaksi)

Show More
Back to top button