
VONIS.ID – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda dan bertemu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda Haedar.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, soliditas, serta koordinasi antarlembaga penegak hukum dalam menangani berbagai perkara di Kota Samarinda.
Kajari Samarinda Haedar mengatakan hubungan yang baik antara kepolisian dan kejaksaan menjadi kunci agar proses penegakan hukum dapat berjalan efektif, mulai dari tahap penyidikan hingga pelaksanaan putusan pengadilan.
“Momentum ini lebih memperkuat sinergitas, soliditas, dan koordinasi terkait penegakan hukum. Tentunya proses hukum yang kita lakukan mulai dari tahap penyidikan, penuntutan, sampai dengan eksekusi harus berjalan secara cepat sehingga mampu memberikan kepastian hukum, rasa keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Haedar, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kerja yang selama ini telah terjalin baik antara Kejari Samarinda dan Polresta Samarinda.
Menanggapi pertanyaan mengenai isu hubungan antara Polri dan Kejaksaan yang sempat menjadi perhatian di tingkat nasional, Haedar menegaskan pertemuan tersebut tidak berkaitan dengan polemik tersebut.
“Tidak ada kaitannya. Hal-hal seperti ini merupakan sesuatu yang biasa. Ini lebih kepada memperkuat koordinasi terkait penanganan perkara sebagaimana diamanatkan undang-undang. Kejaksaan selalu terbuka untuk berkoordinasi agar penanganan perkara berjalan efektif, cepat, dan memberikan keadilan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan Kejari Samarinda sejak Haedar menjabat sebagai kepala kejaksaan.
“Hari ini kami dari jajaran Polresta Samarinda sengaja berkunjung karena sejak beliau menjabat sebagai Kajari, ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bersilaturahmi secara langsung,” katanya.
Hendri menjelaskan koordinasi antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses penegakan hukum. Karena itu, komunikasi yang baik harus terus dijaga.
“Kami memandang sangat perlu dan sangat penting untuk terus meningkatkan koordinasi yang baik antara Polresta sebagai penyidik dengan teman-teman jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri Samarinda. Setiap berkas perkara yang kami tangani tentu akan bermuara ke kejaksaan, sehingga sinergi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai budaya masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargaan, hubungan antarlembaga penegak hukum juga harus dibangun dengan komunikasi yang harmonis.
“Karena dalam pelaksanaan tugas kami sangat bersinggungan dengan Kejaksaan Negeri Samarinda, maka hubungan baik ini harus terus dijaga demi memberikan pelayanan hukum yang terbaik kepada masyarakat,” ungkap Hendri.
Ke depan, Polresta Samarinda dan Kejari Samarinda juga bersepakat memperluas ruang koordinasi melalui berbagai forum bersama.
“Nanti kami sudah sepakat akan menggelar coffee morning dan kegiatan bersama yang melibatkan seluruh aparat penegak hukum di Samarinda, termasuk Pengadilan Negeri, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), hingga pihak Lapas. Tujuannya agar sinergitas antarlembaga semakin kuat,” pungkasnya.
