
VONIS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menjajaki kerja sama pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui penguatan kepemimpinan, manajemen, dan inovasi.
Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi jajaran UMKT bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Rabu (12/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Andi Harun didampingi Anggota TWAP Samarinda dan Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Samarinda.
UMKT Tawarkan Kelas Khusus ASN
Perwakilan UMKT, Damingun, menyampaikan keinginan universitas untuk memperkuat kemitraan dengan Pemkot Samarinda melalui berbagai program pengembangan kompetensi ASN.
UMKT menawarkan pembukaan kelas khusus ASN dengan konsep “Samarinda Maju – Membangun Tata Kelola Inovatif melalui Sinergi Akademik dan Birokrasi.”
Program ini bertujuan memperkuat kemampuan aparatur sekaligus mempertemukan sumber daya akademik dengan kebutuhan birokrasi pemerintahan.
Sejumlah program pendidikan turut ditawarkan, antara lain Magister Manajemen dan Magister Hukum.
UMKT juga membuka peluang kolaborasi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Dalam audiensi itu, perwakilan masing-masing program studi memaparkan keunggulan dan potensi program yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Pemkot Samarinda.
Program tersebut diharapkan mampu membantu aparatur meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Pemkot Evaluasi Bentuk Kerja Sama
Andi Harun menyambut baik inisiatif UMKT tersebut.
Ia menilai peningkatan kualitas kepemimpinan dan kompetensi ASN berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan inovatif.
“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini. Peningkatan kapasitas ASN tentu menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andi Harun.
Meski menyambut positif, Pemkot Samarinda akan membahas rencana tersebut secara internal.
Pemerintah ingin memastikan bentuk kerja sama benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan pengembangan kompetensi aparatur.
Andi Harun mengatakan Pemkot akan menentukan apakah kerja sama mencakup seluruh program studi yang ditawarkan UMKT atau hanya program tertentu yang relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah.
Perkuat Jejaring Akademik
Pemkot Samarinda sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kerja sama tersebut antara lain melibatkan Universitas Sampoerna dalam memfasilitasi alumni pelajar Kota Samarinda serta Universitas Terbuka (UT).
Andi Harun menilai jejaring dengan perguruan tinggi dapat memperluas akses pemerintah terhadap pengetahuan, sumber daya akademik, dan inovasi.
Pemkot Samarinda berharap rencana kerja sama dengan UMKT dapat segera ditindaklanjuti melalui kolaborasi yang konkret dan terarah.
Sinergi tersebut diharapkan memperkuat kompetensi, kepemimpinan, serta kemampuan inovasi ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan menuju Samarinda yang semakin maju. (*)
