Kamis, 13 Juni 2024

Internasional Terkini

Pemerintah Kerahkan Tentara Buru Kartel Narkoba, Masyarakat Ketakutan

Kamis, 11 Januari 2024 12:31

Geng kriminal di Ekuador menyerbu dan menembaki studio TV. (cnn)

VONIS.ID - Ratusan tentara berpatroli di jalan-jalan yang hampir sepi di ibu kota Ekuador, Quito, Rabu (10/1/2024).

Sebelumnya, pemerintah dan kartel narkoba menyatakan perang satu sama lain sehingga membuat warga ketakutan.

Negara kecil di Amerika Selatan ini menderita krisis bertahun-tahun setelah kartel transnasional semakin mengontrol pelabuhan untuk mengirimkan kokain ke AS dan Eropa.

Presiden Ekuador Daniel Noboa (36) pada Selasa (9/1/2024) memberi perintah untuk melumpuhkan geng kriminal setelah orang-orang bersenjata menyerbu dan menembaki studio TV.

Para bandit mengancam akan mengeksekusi warga sipil dan pasukan keamanan secara acak.

Geng-geng kejahatan juga menyatakan perang terhadap pemerintah ketika Noboa mengumumkan keadaan darurat, usai salah satu bos narkotika paling berkuasa di Ekuador yaitu Adolfo "Fito" Macias kabur dari penjara pada Minggu (7/1/2024).

Sedikitnya sepuluh orang tewas dalam sejumlah serangan yang dituduh dilakukan geng-geng tersebut.

Delapan orang tewas di Guayaquil dan dua terbunuh di Kota Nobol di dekatnya pada Selasa.

Kerusuhan penjara Ekuador juga kembali terjadi di beberapa lokasi.

Lebih dari seratus penjaga dan staf administrasi disandera, kata otoritas penjara SNAI, dikutip dari kantor berita AFP.

Para gangster juga menculik beberapa polisi, salah satunya ditodong senjata dan dipaksa membacakan pernyataan untuk Noboa.

Pernyataan itu menyebutkan, siapa pun yang berada di jalanan Ekuador setelah pukul 23.00 akan dieksekusi. (redaksi/kompas)

Baca berita kami lainnya di
Tag berita:
Beritakriminal