Nusantara

Wali Kota Andi Harun Buka Pasar Ramadan 2026, Ratusan UMKM Ramaikan GOR Segiri

VONIS.ID  – Suara beduk menggema di area parkir GOR Segiri sore ini.

Dengan tiga kali pukulan simbolis, Andi Harun secara resmi membuka Samarinda Wisata Belanja Ramadan 2026.

Meski pasar sudah mulai beroperasi sehari sebelumnya, seremoni ini menandai di mulainya kembali tradisi tahunan yang telah melekat kuat di ingatan warga.

GOR Segiri, Ikon Pasar Ramadan

Andi Harun menegaskan bahwa Pasar Ramadan di GOR Segiri bukan sekadar agenda rutin.

Ia menyebutnya sebagai legenda Ramadan Samarinda yang tidak bisa di hapus dari sejarah kota.

“Masalah GOR ini sudah menjadi legenda tempatnya pasar Ramadan. Itu yang tidak bisa kita lupakan. Tidak bisa tidak diadakan setiap tahun karena ini sudah jadi cerita yang tidak bisa dihapus,” ujar Andi Harun.

Ia mengajak masyarakat menelusuri perjalanan historis pasar ini, dari yang awalnya sederhana hingga berkembang menjadi pusat wisata belanja musiman yang selalu di padati warga menjelang berbuka puasa.

Ratusan Pelaku Usaha Turut Meramaikan

Tahun ini, sekitar 150 pelaku usaha kuliner mengikuti pasar.

Mereka mulai melayani pembeli setelah mendapatkan izin operasional dari Dinas Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda (Disporapar).

Lapak-lapak tersusun rapi di sepanjang halaman stadion, membentuk lorong kuliner yang menggoda selera pengunjung.

Berbagai takjil, makanan tradisional, minuman segar, hingga hidangan berat tersaji berderet.

Menjelang magrib, kawasan ini berubah menjadi pusat pertemuan warga, tempat berburu menu berbuka sekaligus mempererat silaturahim.

Digitalisasi Transaksi Jadi Fokus

Selain menegaskan aspek budaya dan historis, Pemkot Samarinda mendorong inovasi melalui pembayaran digital.

Andi Harun menilai transformasi transaksi non-tunai merupakan kecenderungan global yang tidak bisa dihindari.

“Sudah kita lihat kecenderungannya sekarang, transaksi non-tunai itu sudah menjadi global. Momentum Pasar Ramadan kita jadikan sarana edukasi implementasi digitalisasi payment bagi warga,” jelasnya.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat dan pelaku UMKM siap beradaptasi dengan sistem pembayaran modern.

Dengan begitu, ketika transaksi digital menjadi arus utama, warga Samarinda telah lebih dulu menyesuaikan diri dengan cerdas.

Tradisi, Sejarah, dan Inovasi Bersatu

Digitalisasi tidak hanya memudahkan pembayaran, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi bagi pedagang maupun pembeli.

Ketika lampu-lampu lapak menyala dan aroma kuliner menguar di udara senja, GOR Segiri kembali menjadi denyut nadi Ramadan di Kota Tepian.

Pasar Ramadan tahun ini bukan sekadar tempat belanja musiman, tetapi juga menjadi pertemuan antara budaya, ekonomi, dan transformasi masa depan. (*)

Show More
Back to top button