Nasional

Sudaryono Minta Kepala SPPG Bekerja Total, Absen Apel Terancam Sanksi

VONIS.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pentingnya komitmen seluruh pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengingatkan bahwa BGN tidak akan mempertahankan personel yang dinilai tidak bekerja secara optimal dan siap melakukan evaluasi terhadap jajaran Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pernyataan itu disampaikan Sudaryono saat memimpin apel mingguan bersama para Kepala SPPG secara daring melalui Zoom pada Sabtu (1/8).

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa setiap pegawai harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah.

Menurut Sudaryono, seluruh jabatan di lingkungan BGN dapat dievaluasi, termasuk posisi yang saat ini diembannya.

Karena itu, ia meminta seluruh Kepala SPPG tidak menganggap posisinya sebagai sesuatu yang tidak dapat digantikan.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang memiliki keinginan dan kemampuan untuk mengemban tugas tersebut.

Siapkan Evaluasi dan Pembenahan Tim

Sudaryono mengatakan BGN akan memperkuat evaluasi terhadap personel yang tidak menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugas.

Ia menilai keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang bekerja di lapangan.

Ia menegaskan lembaganya ingin membangun tim yang bekerja dengan dedikasi tinggi dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, BGN akan melakukan pembenahan terhadap personel yang dinilai tidak memiliki semangat kerja yang sejalan dengan tujuan program.

Selain menyoroti kinerja, Sudaryono juga meminta seluruh Kepala SPPG menjaga kedisiplinan, termasuk dalam mengikuti agenda resmi yang diselenggarakan BGN.

Kepala SPPG yang Absen Terancam Sanksi

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono menginstruksikan jajaran BGN untuk mendata Kepala SPPG yang tidak mengikuti apel mingguan tanpa alasan yang jelas.

Ia meminta Biro Sumber Daya Manusia menindaklanjuti pelanggaran disiplin tersebut melalui mekanisme pembinaan.

Menurutnya, pegawai yang tidak mematuhi ketentuan dapat menerima surat peringatan sebagai tahap awal sanksi.

Jika pelanggaran kembali terjadi, BGN akan mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk mutasi sesuai kebutuhan organisasi.

Sudaryono menegaskan bahwa seluruh pegawai harus menunjukkan disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Ia berharap evaluasi dan penegakan aturan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sehingga layanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif dan sesuai target pemerintah. (*)

Show More
Back to top button