
VONIS.ID – DPRD Samarinda menyoroti perkembangan Pasar Pagi Samarinda setelah proses revitalisasi yang menghabiskan anggaran sekitar Rp400 hingga Rp500 miliar.
DPRD Samarinda menilai Pemerintah Kota (Pemkot) perlu memastikan pembangunan pasar tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Romadhony Putra Pratama menyampaikan bahwa keberadaan pasar yang telah dibangun dengan fasilitas lebih modern harus diikuti dengan strategi pengelolaan yang tepat.
Menurutnya, pembangunan fisik saja belum cukup jika aktivitas ekonomi di dalam pasar belum berjalan maksimal.
“Kita maklumi karena ini masih tahap awal. Tapi ke depan Pemkot harus mencari solusi bagaimana Pasar Pagi ini bisa menjamin keberlangsungan perputaran ekonomi,” ujar Romadhony, Minggu (21/6/2026).
Ia mengatakan pemerintah telah mengalokasikan dana besar untuk merevitalisasi pasar tersebut.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan jumlah pengunjung yang datang masih belum sesuai harapan.
“Yang datang ke sana masih sepi,” katanya,
Romadhony menegaskan pembangunan Pasar Pagi menggunakan anggaran daerah yang berasal dari kontribusi masyarakat melalui pajak.
Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan fasilitas tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi warga Samarinda.
Ia khawatir jika tidak ada langkah lanjutan, revitalisasi pasar hanya akan menghasilkan bangunan megah tanpa mampu menggerakkan aktivitas perdagangan secara signifikan.
“Sudah dibangun megah dari pajak masyarakat, tapi kami khawatir tidak berdampak apa-apa untuk masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, Pemkot perlu menyusun langkah konkret untuk meningkatkan daya tarik pasar, baik dari sisi jumlah pengunjung, aktivitas pedagang, maupun perputaran transaksi ekonomi.
Ia berharap Pasar Pagi dapat berkembang menjadi salah satu pusat perdagangan yang mampu mendukung perekonomian masyarakat Samarinda.
Keberhasilan revitalisasi, kata dia, tidak hanya diukur dari tampilan bangunan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan pedagang dan warga sekitar.
“Kami berharap Pasar Pagi itu bisa meningkatkan perputaran ekonomi yang masif di Samarinda,” pungkasnya. (Adv)
