
VONIS.ID – Di tengah menguatnya dukungan sejumlah pihak agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berlanjut hingga dua periode, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memilih mengarahkan perhatian pada agenda yang dinilainya lebih mendesak.
Menurutnya, fokus utama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan saat ini adalah menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya beli masyarakat, serta memperluas lapangan kerja, bukan membahas kontestasi politik yang masih beberapa tahun lagi.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai menghadiri rapat bersama Badan Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
“Saya rasa kita fokus dulu di urusan dalam negeri. Fokus kita adalah ekonomi,” kata AHY kepada awak media.
Menurutnya, berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat membutuhkan perhatian dan kerja nyata dari seluruh elemen bangsa.
Karena itu, pembahasan mengenai kontestasi politik 2029 dinilai belum menjadi prioritas utama saat ini.
Prioritaskan Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja
AHY menegaskan bahwa pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global maupun domestik.
Selain itu, daya beli masyarakat juga harus diperkuat agar aktivitas ekonomi tetap bergerak dan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan rakyat.
“Kita ingin memastikan pertumbuhan bisa dijaga. Kemudian daya beli masyarakat juga bisa terjaga, lapangan pekerjaan bisa terbuka dengan baik, kemiskinan bisa diturunkan, ketimpangan bisa ditekan,” ujarnya.
Ia menilai penciptaan lapangan kerja yang luas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Oleh sebab itu, kebijakan pembangunan harus diarahkan pada sektor-sektor yang mampu mendorong produktivitas dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Infrastruktur Harus Berdampak Langsung
Dalam kesempatan yang sama, AHY juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jalan daerah, penguatan jaringan irigasi, serta peningkatan konektivitas antarwilayah merupakan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan mendukung sektor pertanian.
“Mengapa jalan daerah harus dibangun dengan baik, irigasi harus juga diperkuat dan lain sebagainya,” katanya.
AHY menilai proyek-proyek yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat perlu terus didorong agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih cepat.
Dinamika Politik Dinilai Wajar
Terkait menghangatnya isu dukungan terhadap Prabowo-Gibran untuk dua periode, AHY menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang lazim dalam sistem demokrasi.
Ia menegaskan bahwa setiap partai politik memiliki hak untuk menentukan sikap, strategi, dan agenda politik masing-masing. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju Pemilu 2029 masih cukup panjang.
“Terkait dengan isu politik, saya rasa biasa, dinamis dan saya rasa wajar-wajar saja. Kalau politik kadang menghangat. Tetapi mari kita sama-sama menyadari ini masih tahun 2026, menuju 2029 juga masih agak lama,” tutur AHY.
AHY pun mengajak seluruh kekuatan politik untuk menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun partai.
“Marilah kita meletakkan kepentingan bersama dan nasional kita di atas kepentingan partisan,” pungkasnya. (*)
