Nusantara

Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri Dorong Penguatan Ekonomi dalam RKPD 2027

VONIS.ID – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memperkuat ekonomi daerah dan membangun tata kelola pemerintahan yang inovatif, inklusif, serta berkelanjutan.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Samarinda Tahun 2027 di Arutala Ballroom Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Samarinda, Selasa (24/2/2026).

Dalam forum tersebut, Saefuddin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun perencanaan pembangunan secara partisipatif dan berbasis data.

Ia menegaskan bahwa forum konsultasi publik bukan sekadar memenuhi amanat regulasi, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan dengan aspirasi masyarakat.

“Melalui forum ini, kita satukan visi, kita selaraskan program, dan kita pastikan arah pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujarnya.

Forum itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan, Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta anggota DPRD Kalimantan Timur dari daerah pemilihan Samarinda.

Hadapi Tantangan Global dan Lokal

Saefuddin mengakui bahwa pemerintah menyusun RKPD 2027 di tengah dinamika global dan nasional yang penuh tantangan.

Ia menyebut ketidakstabilan ekonomi dunia, tekanan inflasi, fluktuasi harga kebutuhan pokok, dan ketidakpastian geopolitik sebagai faktor yang ikut memengaruhi kondisi daerah.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Samarinda juga masih menghadapi persoalan pengangguran, kemiskinan, kesenjangan layanan publik, serta kebutuhan peningkatan kualitas infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menyusun program yang adaptif dan solutif.

Menurutnya, pemerintah harus merespons isu strategis seperti transformasi digital, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara terukur.

Ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran agar setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Perkuat Sinergi dan Efisiensi Anggaran

Saefuddin menegaskan bahwa RKPD akan menjadi pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sebagai tahapan awal RAPBD 2027.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak menjaga konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.

Ia juga optimistis Samarinda memiliki modal kuat untuk tumbuh lebih maju.

Pemerintah kota, kata dia, harus memanfaatkan potensi sumber daya daerah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.

“Kita tingkatkan sinergi, kita perkuat tata kelola, dan kita pastikan setiap rupiah belanja daerah memberi manfaat sebesar-besarnya bagi warga Samarinda,” pungkasnya. (*)

Show More
Back to top button