AdvertorialDPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Inovasi Posyandu untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga

VONIS.ID – DPRD Samarinda melalui Komisi IV mendorong adanya pembenahan dan inovasi pada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di berbagai wilayah.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan dasar, khususnya bagi balita dan lansia.

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Riska Wahyuningsih, menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di tingkat paling dasar.

Namun, ia menilai sejumlah fasilitas masih perlu ditingkatkan agar pelayanan lebih optimal dan menarik.

Kunjungan Lapangan ke Posyandu Sehati

Sebagai bagian dari peringatan Hari Posyandu Nasional 2026, Riska melakukan kunjungan ke enam Posyandu, termasuk Posyandu Sehati yang berada di Jalan Jelawat.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi pelayanan serta tingkat partisipasi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Riska menemukan bahwa tingkat kehadiran masyarakat masih tergolong rendah.

Ia menyebut hanya sekitar 20–30 persen warga dari target sasaran yang rutin datang ke Posyandu.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pihak legislatif.

Riska Wahyuningsih menilai rendahnya kunjungan masyarakat dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas dan minimnya inovasi layanan.

Ia menegaskan perlunya langkah kreatif agar masyarakat lebih tertarik memanfaatkan Posyandu secara rutin.

“Ke depan kita harus membuat sesuatu yang menarik agar masyarakat ini mau datang ke Posyandu. Banyak fasilitas yang belum memadai, dan ini menjadi catatan serius bagi kami,” ujar Riska, beberapa waktu lalu.

Komitmen Penguatan Melalui Dana Pokir

Sebagai bentuk komitmen, ia berencana mengoptimalkan dana Pokok Pikiran (Pokir) untuk memperkuat infrastruktur Posyandu.

Fokus utama diarahkan pada pengadaan alat kesehatan dan peningkatan kualitas bangunan Posyandu.

“Kebetulan 2025 ini Pokir saya fokuskan untuk peningkatan fasilitas Posyandu seperti pengadaan alat dan peningkatan gedung Posyandu,” kata Riska.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tengah mengkaji kemungkinan penambahan dukungan pada tahun 2026 agar layanan Posyandu semakin berkembang.

Ia berharap langkah pembenahan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat kelurahan.

Dengan fasilitas yang lebih baik dan inovasi layanan yang menarik, Posyandu diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang lebih aktif, modern, dan mudah diakses masyarakat. (Adv)

Show More
Back to top button