Internasional

Iran Klaim Luluhlantakkan Pusat AI dan Depot Drone AS di Bahrain

VONIS.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim melancarkan serangan rudal balistik dan drone ke sejumlah fasilitas milik Amerika Serikat (AS) di Bahrain pada Jumat (17/7).

Dalam serangan yang disebut sebagai aksi balasan atas serangan AS ke wilayah Iran itu, IRGC mengaku menghancurkan depot drone serta sebuah pusat kecerdasan buatan (AI) yang diklaim digunakan militer AS untuk mendukung operasi penargetan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun otoritas Bahrain yang mengonfirmasi ataupun membantah klaim tersebut.

Informasi mengenai tingkat kerusakan di lokasi juga belum dapat diverifikasi secara independen.

IRGC Sampaikan Peringatan kepada AS

Selain menyerang sasaran di Bahrain, IRGC menyatakan telah menargetkan fasilitas militer AS di Kuwait dan Yordania sebagai bagian dari operasi yang sama.

Dalam pernyataannya, IRGC juga mengeluarkan peringatan kepada Washington.

Mereka menegaskan akan memperluas serangan apabila AS kembali menyerang jembatan maupun infrastruktur transportasi di Iran.

IRGC menyatakan pihaknya siap menargetkan aset industri, teknologi informasi, dan kecerdasan buatan milik perusahaan-perusahaan yang memiliki pemegang saham asal Amerika di berbagai negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Mereka juga menegaskan bahwa negara-negara yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS di kawasan tersebut dianggap ikut terlibat dalam tindakan yang mereka sebut sebagai kejahatan perang.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Eskalasi konflik dipicu oleh saling serang yang terjadi setelah insiden terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.

Hingga kini, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih menjadi perhatian masyarakat internasional karena berpotensi memicu konflik yang lebih luas. (*)

Show More
Back to top button