Nasional

Berbeda dengan Keterangan Kalapas, Ombudsman Sebut Ada CCTV di Klaster Mewah Lapas Cibinong

VONIS.ID — Keberadaan CCTV di area “Klaster Mewah” Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, menjadi sorotan setelah Ombudsman RI dan Kalapas Cibinong nonaktif memberikan keterangan berbeda.

Ombudsman mengaku melihat kamera pengawas saat melakukan inspeksi mendadak, sedangkan pihak lapas menyatakan tidak ada CCTV di kawasan tersebut.

Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan mengatakan petugas Ombudsman melihat keberadaan CCTV di salah satu rumah yang berada di area tersebut.

“Kalau di waktu itu ada di rumah yang putih itu ada CCTV ya, ada sebenarnya. Tapi apakah CCTV itu berfungsi atau tidak, kami tidak mengetahui,” ujar Syafrida, Selasa (29/9/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah adanya keterangan berbeda dari pihak Lapas Cibinong dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI.

Keterangan Kalapas Berbeda

Dalam RDP yang berlangsung sehari sebelumnya, Senin (28/9/2026), Kalapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto menyatakan tidak terdapat CCTV di area “Klaster Mewah”.

Wisnu menyampaikan keterangan tersebut ketika anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arief Wibowo menanyakan keberadaan kamera pengawas di kawasan tersebut.

“Tidak ada, Bapak,” jawab Wisnu dalam rapat yang berlangsung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Selatan.

Perbedaan keterangan tersebut membuka pertanyaan mengenai sistem pengawasan di area khusus Lapas Cibinong.

Ombudsman sendiri belum menyimpulkan apakah perangkat yang mereka lihat berfungsi atau hanya terpasang sebagai perangkat fisik.

Lima Pejabat Dinonaktifkan

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kemudian menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cibinong.

Mereka terdiri atas kepala lapas, kepala pengamanan lapas (KPLP), kepala seksi pembinaan dan pendidikan (Kasibinadik), kepala seksi keamanan dan ketertiban (Kasikamtib), serta kepala urusan umum.

Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan internal untuk menindaklanjuti temuan Ombudsman.

Rudi menyebut Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto memerintahkan pemeriksaan tersebut.

Kemenimipas juga berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam proses investigasi.

Ombudsman Pastikan Anggotanya Aman

Di tengah proses pemeriksaan, Syafrida memastikan seluruh anggota Ombudsman yang melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong berada dalam kondisi aman.

Dia mengatakan tidak ada teror yang dialami anggota Ombudsman setelah melakukan sidak.

Syafrida berharap Ombudsman tetap dapat menjalankan fungsi pengawasan pelayanan publik secara optimal.

“Alhamdulillah, kami semua dalam keadaan selamat, tidak ada teror yang kami alami,” pungkasnya.

Ombudsman, kata Syafrida, akan terus menjalankan tugas pengawasan terhadap pelayanan masyarakat. (*)

Show More
Back to top button