
VONIS.ID — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 SMP Negeri 19 Samarinda berlangsung meriah di lapangan sekolah, Jalan Poros Samarinda–Bontang KM 34, RT 04, Sungai Siring, Samarinda Utara, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang digelar panitia sekolah itu dihadiri Wali Kota Samarinda Andi Harun, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparuddin bersama sejumlah anggota, Plt Asisten I, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Samarinda Utara, Lurah Sungai Siring, para guru, siswa, orang tua dan wali murid, serta tokoh masyarakat.
Kedatangan Andi Harun bersama rombongan mendapat sambutan tarian dari para peserta.
Suasana semakin semarak ketika seluruh keluarga besar SMP Negeri 19 Samarinda mengikuti rangkaian acara HUT yang mengusung tema “Membangun Generasi Mengukir Prestasi.”
HUT Sekolah Jadi Momentum Membangun Generasi
Dalam sambutannya, Andi Harun mengucapkan selamat ulang tahun ke-33 kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 19 Samarinda.
Ia menilai peringatan HUT sekolah tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendidik dan membentuk generasi masa depan.
“Membangun generasi berarti mempersiapkan anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, akhlak, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan,” kata Andi Harun.
Ia menjelaskan, sekolah tidak boleh mengukur prestasi siswa hanya berdasarkan piala atau penghargaan.
Keberanian mencoba, ketekunan belajar, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, kepedulian, serta kemampuan bangkit dari tantangan juga menjadi bentuk prestasi.
Karena itu, ia meminta siswa SMP Negeri 19 Samarinda berani bermimpi dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Dorong Pendidikan yang Adaptif di Era AI
Andi Harun juga mendorong sekolah mengembangkan potensi siswa melalui kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.
Ia menilai pola pendidikan harus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, termasuk kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ia mengingatkan guru agar tidak hanya mendorong siswa menghafal materi pelajaran. Siswa harus mampu memahami persoalan dan menemukan solusi.
“Jangan cuma mengandalkan hafalan, latih anak-anak kita paham. Latih pendidikan karakternya,” tegasnya.
Selain kemampuan akademik, ia menekankan pentingnya budi pekerti, kesantunan, disiplin, dan karakter.
Menurutnya, sekolah harus menjadi “Kawah Candradimuka” yang membentuk kemampuan sekaligus akhlak peserta didik.
Efisiensi Bukan Alasan Berhenti Berinovasi
Dalam kesempatan itu, Andi Harun turut mengingatkan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran.
Ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat sekolah untuk bekerja dan berinovasi.
“Efisiensi itu bukan berarti berhenti belanja, tapi keberanian untuk berhenti boros,” ujarnya.
Ia meminta jajaran SMP Negeri 19 Samarinda mengutamakan kebutuhan yang paling prioritas dan terus membangun kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, pemerintah, dan masyarakat.
“Sekolah ini bisa menjadi hebat kalau kalian bisa bekerja melampaui apa yang kalian lakukan pada hari ini,” tuturnya.
Door Prize Tambah Semarak Perayaan
Puncak HUT ke-33 SMP Negeri 19 Samarinda juga diisi pengundian kupon door prize.
Andi Harun didaulat melakukan pengundian hadiah utama berupa handphone.
Panitia turut menyediakan berbagai hadiah menarik lainnya, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga sembako.
Masyarakat dan keluarga besar SMP Negeri 19 Samarinda tampak antusias mengikuti kegiatan hingga acara berlangsung di bawah teriknya matahari.
Menutup sambutannya, Andi Harun mengajak seluruh pihak menjaga kekompakan dan memperkuat semangat untuk memajukan sekolah.
“Jangan pernah kurang tekadnya untuk maju. Saya percaya setelah ini kalian akan lebih hebat lagi dalam memajukan sekolah ini,” pungkasnya. (*)

