
VONIS.ID – DPRD Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menata ulang struktur organisasi perangkat daerah dengan memisahkan urusan pariwisata dan ekonomi kreatif dari Dinas Pemuda dan Olahraga.
Usulan tersebut muncul dalam rapat dengar pendapat DPRD Samarinda yang membahas evaluasi realisasi anggaran 2026 serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 bersama Disporapar Samarinda pada Rabu (1/7/2026).
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menilai pemisahan diperlukan agar pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat lebih fokus dan tidak lagi terbebani oleh penggabungan beberapa urusan dalam satu dinas.
Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Samarinda menyoroti pengelolaan sektor pariwisata yang dinilai belum optimal.
Padahal, Samarinda memiliki potensi wisata yang cukup besar dan beragam, mulai dari wisata perkotaan, budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif yang dapat menjadi penopang pendapatan daerah.
Iswandi menegaskan bahwa kondisi tersebut perlu segera dievaluasi agar pengelolaan sektor pariwisata bisa lebih fokus dan terarah.
Ia menilai penggabungan beberapa urusan dalam satu dinas membuat perhatian terhadap pengembangan pariwisata menjadi kurang maksimal.
“Pariwisata Samarinda belum dikelola secara maksimal, padahan potensinya besar. Karena itu kami akan mendorong pemisahan dinas,” tegas Iswandi, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, pemisahan ini penting agar masing-masing sektor memiliki fokus kerja yang lebih jelas, terutama dalam perencanaan program dan pengelolaan anggaran.
Politisi PDIP ini berharap Pemkot Samarinda dapat menindaklanjuti usulan tersebut dengan melakukan kajian terhadap struktur organisasi perangkat daerah.
Pemisahan dinas dinilai dapat mempercepat pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Samarinda.
“Kami mendorong agar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipisahkan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, selama ini digabung sehingga tidak fokus,” pungkasnya.
Jika terealisasi, kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat kontribusi sektor kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (adv)
